MGM Akan Tuntut Polisi

pegawai MGM yang diseret Polisi

SURABAYA (suarakawan.com) – Setelah Polisi membubarkan aksi pendudukan kantor oleh sekitar 200 orang yang mengakibatkan sedikitnya 9 orang karyawan MGM terluka, Manejer MGM akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi

Wakil dari Dading asosiate yang menjadi kuasa hukum MGM yang juga didampingi salah satu pimpinan media Surabaya berinisial T, mengatakan bahwa tindakan aparat Kepolisian sudah tidak wajar dan terkesan berpihak kepada salah satu yang bersengketa.

“ Mestinya Polisi bisa mengayomi siapapun termasuk para karyawan MGM, tindakan represif oleh pihak polisi dilokasi yang melukai beberapa karyawan bisa dipidanakan, kami sedang kumpulkan datanya dengan melakukan visum di rumah sakit, tentu hasilnya akan kami jadikan dasar untuk menuntut tindak pidana yang dilakukannya” ucapnya saat ditemui di kantor Meteor, Rabu (27/07).

Sumardi salah satu manager MGM, mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Polisi benar-benar keterlaluan karena mereka dengan sengaja menghajar beberapa karyawan bahkan menyeret seperti hewan.

“Ini keterlaluan mas, kami juga bingung, kenapa Polisi tidak bersikap netral, kami hanya merusak pagar yang dipasang oleh para preman suruhan Jiwasraya, kalau yang terpasang itu Police Line, tentu kami tidak berani, tapi kenapa Polisi malah bertindak represif saat kawan kami melakukan pembongkaran pagar itu, kami telah menyimpan semua rekaman kejadiannya dalam bentuk video HP, yang nantinya akan kami jadikan bukti hukum” terangnya. (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *