Meski Pernah Bentrok, TNI Tetap Latihan di Kebumen

MAGELANG-Meski pernah terjadi bentrok yang memakan korban belasan warga luka,  Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Mayjen TNI  Langgeng Sulistiyono, mengatakan, kawasan Urutsewu di Kabupaten Kebumen,  Jateng, tetap menjadi tempat latihan militer.

Bentrok antara personel TNI dengan warga kawasan Pantai Urutsewu,  Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, pada 16 April 2011, terkait  dengan klaim atas kepemilikan lahan itu. Status  kepemilikan lahan hingga saat ini masih menjadi sengketa dengan sebagian  warga setempat.

“Sampai dengan saat ini tidak ada perintah dari pimpinan untuk  menghentikan latihan militer di tempat itu. Kalau pimpinan mengatakan  program latihan tetap dilaksanakan, saya akan melaksanakan,” katanya  usai memimpin serah terima
jabatan Komandan Batalyon Armed 3/105 Tarik  dari Letkol Arm Ruly Candrayadi kepada Mayor Arm Mawardi, di Magelang,  Rabu (04/05).

Akibat bentrok tersebut belasan warga luka, sedangkan beberapa lainnya ditetapkan  kepolisian sebagai tersangka atas perusakan fasilitas milik Kantor Dinas  Penelitian dan Pengembangan TNI di daerah itu.

Langgeng menyatakan akan latihan militer secara baik di kawasan itu dengan tetap menghormati masyarakat setempat. Latihan militer di kawasan itu rencananya pada Juli 2011.

“Saya laksanakan latihan dengan baik, tanpa menyalahi siapapun,  juga tetap sopan santun, memberitahu kepada masyarakat tentang  tahapannya, kami tetap berkomunikasi dengan masyarakat,” katanya.(ant/nas)

Tag:
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Meski Pernah Bentrok, TNI Tetap Latihan di Kebumen"