Meski Dirugikan Akibat Pembajakan, Opick Enggan Minta Fatwa MUI

Opick

SURABAYA (suarakawan.com) – Meski mengaku sangat dirugikan dengan maraknya pembajakan di Indonesia, penyanyi religius Opick mengaku tidak akan bersikap latah meminta fatwa dari MUI seperti yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terkait BBM bersubsidi.

“Saya pikir fatwa MUI soal BBM itu tidak tepat. Demikian juga kalau saya minta fatwa dari MUI. Lebih baik MUI mengurusi yang lain dan masalah pembajakan ini diurusi pemerintah dan aparat hukumnya,” papar Opick disela peluncuran album ke tujuhnya di KFC Ahmad yani, Selasa (26/07).

Album terbaru Opick yang merupakan album kompilasi dari keenam album sebelumnya berisi 11 lagu terbaik seperti Alhamdullilah, Tombo ati, Assalamualaikum yang digabungkan dengan 3 lagu terbarunya yaitu Rumput bertasbih, Maha Penyayang dan KeagunganMu.

“Alhamdullilah, dari keenam album sebelumnya sudah terjual sekitar 13 juta keping. Jika tak ada pembajakan pasti terjual lebih banyak dari itu dan artinya ada banyak orang seperti penjual CD resmi, pegawai studio yang mendapat keuntungan,” keluh arek Jember ini

Sementara itu, produksi album ke tujuh yang merupakan best of Opick ini merupakan kerja bareng antara Forte Record yang sudah bekerja sama dengan Opick sejak tahun 2002 dan PT Fastfood Indonesia tbk (KFC).(nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *