Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Mensos: Korban Bully Bisa Bunuh Diri

17 Jul 2017 // 06:27 // HEADLINE, PENDIDIKAN

mensos10

JAKARTA (suarakawan.com) – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengingatkan publik tidak menganggap enteng soal bullying (perundungan). Dampak buat orang yang dibully dapat berakibat fatal. Korbannya bisa sampai bunuh diri.

“Korban bully bisa mengalami stres dan bahkan karena tidak tahan akhirnya sampai bunuh diri. Jadi jangan anggap enteng bully,” kata Khofifah.

Khofifah menyatakan bahwa perudungan sangat rawan merusak mental bahkan berdasarkan data dari tim konselor Kementerian Sosial ada sekitar 40 persen anak-anak, terutama usia SD dan SMP yang dibully akhirnya mengalami frustrasi yang cukup dalam.

Karena itu, Khofifah mengharapkan para guru untuk dapat turun tangan jika terjadi aksi perundungan terhadap murid di sekolahnya.

“Saya pernah melakukan evaluasi ini di panti Kementerian Sosial di Pati, sering kali itu tidak menjadi bagian yang diperhatikan. Jadi jangan pernah anggap enteng karena ada yang akhirnya tidak tahan sampai bunuh diri,” ujarnya.

Perudungan, menurut Khofifah, tidak hanya dalam bentuk kekerasan fisik maupun verbal, tapi juga bisa dalam bentuk apapun, misalnya, bully lewat pesan singkat. Khofifah menyayangkan masih terjadinya perudungan bahkan juga menimpa mahasiswa seperti dalam video yang viral di media sosial. (tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini