Menhub Tidak Akan Cabut Ijin Trayek PO Sumber Kencono

SURABAYA (suarakawan.com) – PO Sumber Kencono bisa bernapas lega. Kendati sering terjadi kecelakaan dan menimbulkan banyak korban meninggal, luput dari sanksi pencabutan ijin trayek dari Kementerian Perhubungan.

“Ada sanksi, tapi bukan pencabutan ijin trayek. Sanksi yang kita berikan secara bertahap,” kata Menteri Perhubungan, EE Mangindaan kepada wartawan di Surabaya, Senin (13/2).

Pihaknya setuju saja memberikan sanksi pencabutan ijin trayek kepada perusahaan bus yang armadanya sering mengalami kecelakaan. Namun, perlu dipikirkan juga dampak sosial yang ditimbulkan dari sanksi tersebut.

Dampak yang pertama, adalah nasib sopir dan kernet. “Misalnya PO Sumber Kencono yang memiliki 300 bus. Nah, kalau 300 bus itu diberhentikan, maka 300 sopir dan kernet itu akan kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Kedua, trayeknya. Pihak perusahaan sudah menentukan 3 trayeknya. Maka jika ijin trayeknya dicabut, berapa orang yang kena imbasnya. Padahal, Sumber Kencono itu termasuk yang paling disiplin dalam menjalankan trayeknya.

“Jangan sampai kita buka lapangan pekerjaan, tapi di satu sisi kita menutup lapangan pekerjaan. Ada ketentuan yang diterapkan kepada perusaan yang melakukan panggaran, seperti memberhentikan 30 persen dari total armadanya,” tuturnya.

Terkait seringnya terjadi kecelakaan bus, Mangindaan mengembalikan masalah itu kepada Undang-Undang (UU). Semua regulasi sudah dikeluarkan dan tinggal bagaimana ketentuan-ketentuan itu dilaksanakan perusahaan angkutan baik bus dan truk.

Ketentuan itu antara lain uji kelayakan oleh siapa, perusahaan punya bengkel atau tidak dan sopir memiliki SIM atau tidak. “Semua itu harus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan,” tegas mantan Gubernur Sulawesi Utara ini. (Bng/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Menhub Tidak Akan Cabut Ijin Trayek PO Sumber Kencono"