Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Menguak Penyebab Tutupnya Semua Gerai 7-Eleven di Indonesia

06 Jul 2017 // 20:28 // EKONOMI, HEADLINE

7-Eleven (1)

JAKARTA (suarakawan.com) – Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat menerima pihak PT Modern Internasional Tbk sebagai pemilik gerai 7-Eleven di Tanah Air. Pertemuan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan membahas soal tutupnya semua gerai 7-Eleven di seluruh Indonesia.

Dalam pertemuan ini, terungkap penyebab gulung tikarnya 7-Eleven di Indonesia. Menurut Samsul, pihak PT Modern Internasional Tbk terbebani oleh biaya operasional gerai 7-Eleven. Banyaknya tempat yang disewa menyebabkan biaya pengeluaran membengkak.

“Mereka mengatakan lumayan beban mereka untuk pembiayaan itu cukup besar sehingga mereka merasa sebaiknya mereka menghentikan kegiatan (7-Eleven) ini dulu. Itu kan memberatkan mereka lumayan banyak lah misalnya karyawan hitung saja 10 karyawan dan ada 4 toko,” jelasnya.

Selain itu, Samsul mengungkapkan mereka juga sempat mengeluhkan regulasi dari pemerintah yang tak kunjung turun. Tetapi, hal itu diakui tidak terlalu besar andilnya.

“Mereka sampaikan soal faktor regulasi cuma itu gak major, minor aja. Mereka nyebutinnya ini berpengaruh tapi gak terlalu.”

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, pihak PT Modern Internasional Tbk enggan buka mulut soal tutupnya Sevel.

Direktur Keuangan PT Modern Internasional Tbk, Donny Sutanto berjanji akan memberikan keterangan saat pernyataan publik minggu depan.

“No comment dalam sementara. Kita akan undang dalam waktu dekat. Nanti kami kasih tahu. Masalah keterbukaan informasi nanti akan kami comment. Nanti akan kami panggil,” ujarnya. (mer/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini