Mendikbud Ungkap Penyebab Gangguan Server di Hari Pertama UNBK SMP

JAKARTA (suarakawan.com) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy angkat bicara mengenai gangguan server di hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dia menyebut jumlah peserta UNBK yang naik 30 persen sebagai salah satu penyebabnya.

“Peserta UNBK untuk SMP dan Tsanawiyah itu meledak jumlahnya, tahun lalu cuma 32 persen. Tapi tahun ini melonjak jadi 64 persen, jadi dua kali lipat,” kata Muhadjir di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/4).

Dia menjelaskan, dengan adanya kenaikan jumlah peserta mengakibatkan server overload selama 30 menit di awal ujian. Sebab seluruh sekolah terkoneksi dengan server pusat secara bersamaan.

“Karena ada momen semua sekolah ke server pusat secara bersamaan, maka server tidak bisa menampung data yang masuk semuanya. Istilahnya ada sumbatan di pintu server,” ucap Muhadjir.

Karena hal itu, dia menyebut pihaknya langsung mengalihkan ke server cadangan dan proses tersebut memakan waktu 30 menit. Lanjut dia, secara substansif tidak terdapat hambatan selama pelaksanaan UNBK tersebut.

“Seandainya ada, faktor psikologis siswa mungkin ada kepanikan, ada ketidaknyamanan akibat penundaan,” ucapnya.(lp6/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Mendikbud Ungkap Penyebab Gangguan Server di Hari Pertama UNBK SMP"