Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Mendikbud: Sekolah Wajib Nyanyilkan Indonesia Raya 3 Stanza

11 Sep 2017 // 13:14 // HEADLINE, PENDIDIKAN

sekolah

JAKARTA (suarakawan.com) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kembali memberikan instruksi kepada sekolah untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza ketika melaksanakan upacara bendera.

Muhadjir mengatakan, hingga saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan untuk kewajiban sekolah menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dalam bentuk Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).

“Untuk kepentingan pendidikan sedang dipertimbangkan untuk dibuat Permendikbud sekolah wajib menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza,” kata Muhajdir, Senin(11/9).

Muhadjir mengatakan, saat ini masih berupa surat edaran (SE). Menurutnya, kewajiban sekolah menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza karena ada perbedaan antara menyanyikan Indonesia Raya tiga stanza dan satu stanza. Dalam hal itu, terkait dengan semangat yang dipancarkan berbeda.

Menurut mantan rektor Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) ini, menyanyikan lagu Indonesia Raya satu stanza sama halnya dengan foto setengah badan, sedangkan tiga stanza sama dengan foto keseluruhan.

Secara terpisah, pengamat Pendidikan Indra Charismiaji menyarankan, sebaiknya kewajiban menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza diatur dalam bentuk peraturan presiden (perpres) agar semua warga Indonesia kembali menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai syair aslinya.

“Jangan diatur dalam bentuk permendikbud, tetapi perpres biar semua ikut. Dengan adanya perpres, semua lembaga kementerian, dan pemda bisa kembali membuat aturan turunan untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza dapat menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter (PPK). Namun, untuk saat ini, menurut Indra, butuh waktu lama untuk kembali membiasakan masyarakat menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza.

Sementara itu, pendiri dan pembina Sekolah Global Sevilla, Omi Komaria Madjid mengatakan guna meningkatkan rasa nasionalisme, selain melalui berbagai kegiatan, seperti Pramuka, paskibra, dan lain sebagainya, para siswa Global Sevilla juga dibiasakan menyanyikan lagu nasional. Salah satunya lagi Indonesia Raya.

“Pendidikan karakter menjadi bagian untuk menanamkan rasa nasionalisme kepada anak-anak. Yang terpenting, pendidikan karakter bukan sebatas teori, namun harus diimplemantasikan ke dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.(bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini