Menang Telak PSGL , Tapi Tim Persebaya DU Berduka

SURABAYA (suarakawan.com) – Kemenangan telak Persebaya Surabaya DU atas tamunya PSGL membuat suka cita dan sekaligus duka bagi offisial tim. Suka cita karena Persebaya memastikan diri lolos ke babak 8, meski akhirnya batal menjadi juara grup I setelah Persita bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah PS Bengkulu.

Dukanya, lantaran orang tua salah seorang pemain Persebaya DU, Habib Sukron yaitu Haji Sokib meninggal dunia bersamaan dengan pertandingan Persebaya DU lawan PSGL. Haji Sokib yang tinggal di Ngebrek dusun Morowuti, Cerme, Gresik meninggal di salah satu rumah sakit di Gresik.

Tidak heran, kemenangan ini disambut biasa oleh para pemain. Termasuk, sang arsitek Fredi Muli. Mantan pelatih Gresik United ini terpukul dengan meninggalnya orang tua Habib Sukron. “Senang ya duka,” ujarnya.

Berita meninggalnya ayah kandung Habib Sukron didengar offisial Persebaya ketika pertandingan babak pertama berlangsung 30 menit. Kabar duka itu langsung disampaikan ke Habib Sukron usai pertandingan.

Habib Sukron sendiri tampil memukau dalam pertandingan tersebut. Bahkan, dia punya andil besar atas terciptanya gol keempat Persebaya. Lewat aksisnya, Supaham mampu merobek jala PSGL yang dijaga Rio Suhada Lubis di menit 56. (Bng/jto)

 

Keterangan foto: Pelatih Persebaya DU, Fredy Muli (kiri) berduka atas meninggalnya ayah kandung, Habib Sukron. (Bng)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Menang Telak PSGL , Tapi Tim Persebaya DU Berduka"