Mempelajari Sains Harus Secara Ilmiah

suasana peresmian berdirinya sains club

JAKARTA (suarakawan.com)-Metode pembelajaran ilmiah memiliki berbagai macam cara. Ada yang mempertentangkan dengan keberadaan agama, ada pula yang memisahkan antara sains dengan religiusitas.

“Mempelajari sains harusnya secara ilmiah. Sains itu rasional murni. Kalau saya pisahkan antara keimanan/religiusitas dan keilmuan. Tapi kalau orang lain memadukan atau mempertentangkan silahkan,” papar ketua Club Sains, Roslan Husni Hasan, Rabu malam (01/02).

Lebih lanjut Rio-sapaan akrabnya menyatakan bahwa ada ilmuwan yang bersikap membedakan antara science dan regiliusitas seperti Harun Yahya yang mati matian bilang agama betul, sains salah. Namun ada pula yang memisahkan seperti dirinya.

“Dan sebaliknya ada pula ilmuwan seperti Richard Dokin yang bilang sains benar, agama salah,” tegasnya usai peresmian berdirinya sains klub untuk kali pertama tersebut.

Yang jelas, lanjut dokter bedah syaraf ini, dirinya mempelajari sains dengan cara-cara atau metode yang disepakati oleh dunia sains internasional tanpa mempertentangkan atau memadukan dengan agama.

“Untuk generasi muda, saya pesan agar mempelajari sains dengan metode yang benar,” pungkasnya. (iza/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *