Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Melunak, Israel Cabut Detektor Logam dari Al-Aqsa

26 Jul 2017 // 06:44 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

al aqsa

YERUSALEM (suarakawan.com) – Selasa waktu setempat Israel resmi mencabut semua detektor logam yang dipasangnya di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem setelah langkah itu memicu kekerasan berdarah. Namun begitu, muslim tetap memboikot Israel karena curiga terhadap apa yang akan dilakukan Israel kemudian.

Presiden Palestina Mahmud Abbas menyatakan akan terus membekukan kerja sama dengan Israel kendati negara Yahudi itu mulai melunak.

Keputusan Israel itu diambil setelah menghadapi tekanan internasional yang berusaha mencegah meluasnya sengketa menyangkut kompleks Masjid Haram al-Sharif yang disebut Yahudi dengan Gunung Kuil itu.

Pemerintah Israel sudah menyatakan akan menerapkan langkah lebih bijaksana dalam menjaga keamanan kompleks di mana Masjid Al-Aqsa dan Dome of the Rock itu berada.

Israel memasang detektor logam itu menyusul serangan maut 14 Juli lalu di dekat masjid itu yang menewaskan dua polisi Israel. Tapi langkah Israel mencabut detektor logam itu tidak menghentikan boikot warga Palestina.

“Yang kami inginkan dan yang kami tuntut adalah semuanya dikembalikan ke kondisi sebelum 14 Juli,” kata Mohammed Hijazi yang datang dari Acre di Israel utara untuk bergabung dalam protes terhadap Israel. “Ketika itu terjadi kami siap memasuki kembali Masjid Al-Aqsa untuk menyembah Yang Maha Kuasa.” (ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini