Mau Kerja Bawa Sabu, Akhirnya Di Bui

tersangka bersama petugas

SURABAYA (suarakawan.com) – Nasib sial dialami dua karyawan outsourching PT Iglas, Gresik yakni Suprianto (23), warga Desa Kalijaten, Taman Sidoarjo dan Dedy Nugroho (29), tinggal di Jl. A Yani, Gayungan.

Dua pekerja dibagian produksi itu tertangkap basah anggota Polsek Sukomanunggal saat menggelar razia offensif di Jl. Raya Sukomanunggal Jaya Rabu malam.

Dan ketika digeledah sakunya sebelah kananya  kedapatan membawa sebungkus rokok berisi pipet, tabung kaca berisi sisa shabu-shabu (SS) seberat 1,2 Gram, korek api dan 9 plastik klip.

Akibat membawa barang haram tersebut,  mereka digelandang ke kantor polisi sektor (Polsek) Sukomanunggal beralamat di Jl. Raya Sukomanunggal guna pengembangan lebih lanjut.

Informasinya, sekitar pukul 22.30, kedua sahabat ini hendak berangkat bekerja dengan mengendarai Jupiter Z nopol W-2770-TA. Saat melintas di lokasi, terjaring razia polisi.

Menurut pengakuan tersangka Dedy, barang haram itu di dapat dari seorang pengedar bernama Agus warga Pesapen, yang kini masih diburu polisi.

“Setiap poketnya dibelinya seharga Rp 400 ribu,” kata dia.

Namun sayangnya, ia tidak mengetahui dimana alamat rumah Agus. Setiap transaksi sebanyak dua kali selalu sepakat bertemu di Jl. Rajawali.

“Shabu itu merupakan sisa tiga hari yang lalu dan rencananya akan saya pakai berdua sepulang bekerja,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Baderi didampingi Kanit Reskrim, AKP Suyanto mengatakan masih mengembangkan kasusnya karena ada indikasi mereka mengenal jaringan-jaringan narkoba di Surabaya.

” Kami sudah menggerebek rumah Agus, namun dianya tidak ada di tempat,” tandas Baderi, Kamis (23/06).

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan UU 35/2009 tentang Narkoba pasal 14 dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup.(Jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *