Materi Sadar Pajak Akan Masuk Perguruan Tinggi

pajak

JAKARTA (suarakawan.com) – Materi sadar pajak akan masuk ke kurikulum pendidikan tinggi. Materi tersebut bukan sebagai mata kuliah, melainkan disisipkan ke dalam mata kuliah wajib umum (MKWU).

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pelatihan kepada para dosen MKWU agar mereka memiliki pemahaman yang baik terkait pajak serta materinya.

“Sehingga dapat memiliki pengetahuan yang tepat dalam memberikan kesadaran pajak kepada para mahasiswa,” ujarnya, seperti ditulis Senin (14/8).

Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sudah memberikan lampu hijau. Dipastikan materi kesadaran pajak bisa masuk ke dalam mata kuliah Bahasa Indonesia, Agama, Pancasila, dan Pendidikan Kewarganegaraan pada tahun ajaran 2017-2018.

Bahkan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti sudah Surat Edaran (SE) kepada pimpinan Perguruan Tinggi seluruh Indonesia terkait penerapan materi sadar pajak.

Bagi Ditjen Pajak, masuknya materi kesadaran pajak ke dalam perguruan tinggi merupakan investasi yang berharga. Sebab diharapkan hal itu mampu mencetak generasi sadar pajak.

Nantinya Ditjen Pajak juga akan menyediakan buku referensi materi kesadaran pajak, bimbingan teknis kepada para dosen MKWU, dan portal edukasi.go.id sebagai salah satu kanal penyediaan informasi bagi seluruh tingkat pendidikan.

Selain perguruan tinggi, materi sadar pajak juga akan dimasukan ke tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA. Ditjen Pajak sudah menandatangani perjanjian kerjasama Eselon I di lingkungan Kemendikbud terkait rencana itu akhir pekan lalu.

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Materi Sadar Pajak Akan Masuk Perguruan Tinggi"