Masyarakat Surabaya Dukung Fatwa Haram MUI

SURABAYA (suarakawan.com) – Keputusan pemerintah untuk meningkatkan angka penghematan energi nasional secara masif yang diperkuat dengan fatwa haram dari MUI  mendapat mendapat respon positif dari masyarakat di Surabaya.

Salah satu masyarakat di Surabaya, Adi S.(31) saat ditemui di Pom Bensin Jalan Indrapura mengatakan pihaknya sangat setuju apabila MUI pusat mengeluarkan fatwa premium haram bagi orang kaya, namun pihaknya minta agar dikeluarkan fatwa ini bukan hanya omong kosong harus ada tindakan yang tegas.

“Jadi saya minta MUI dan pemerintah jangan hanya omong kosong aja tapi harus ada tindakan seperti pemasangan striker pada mobil orang kaya seperti mobil ini dikasih stiker bensin non subsidi di kaca mobilnya,” paparnya, Selasa (28/06).

Sementara itu Ajis (29) pegawai swasta di Surabaya mengatakan sangat setuju tapi fatwanya yang dikeluarkan oleh pihak MUI harus jelas benar membuat efek jera bagi orang kaya.

“Jangan cuma asal mengeluarkan fatwa halal dan haram saja, apabila aturan dan tata caranya tidak dilaksanakan dengan tindakan dan sosialisasi kepada masyarakat kaya di Indonesia,” ujarnya.

Semestinya pihak MUI memberikan detil. “Kalau yang illegal seperti BBM subsidi dijual ke Singapura, itu baru tidak sesuai syariah bahkan secara undang-undang melanggar. Tapi kalau masyarakatnya sendiri yang mengonsumsi ya tidak masalah,” katanya. (aca/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *