Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Masuk Bursa Capres 2019, Begini Reaksi AHY

30 Jul 2017 // 12:54 // HEADLINE, PILKADA

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) didampingi Calon Wakil Gubernur Slyviana Murni (kedua kanan) dan Anggota Tim Pemenangannya memberikan keterangan pers di Posko Tim Pemenangan Agus-Slyvi, Jakarta, Rabu (15/2). Pasangan Agus-Slyvi mengakui kekalahannya dalam PIlkada DKI Jakarta serta mengucapkan selamat kepada pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww/17.

JAKARTA (suarakawan.com) – Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, menyatakan tidak memiliki target jangka pendek untuk berada di posisi politik tertentu di negara ini. Ia juga terkesan menghindar saat disinggung apakah mau maju sebagai calon presiden atau wakil presiden 2019 bila publik memintanya.

Menurut AHY, dia hanya ingin terus menjadi bagian dari elemen masyarakat lewat jalur politik. “Saya tidak membicarakan konteks politik jangka pendek apalagi menimbulkan spekulasi yang macam-macam,” katanya di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta, Sabtu (29/7).

Namun ia merasa terkejut dengan pemberitaan di media yang kerap menyebut namanya dalam bursa pilpres 2019. “Kalau itu merupakan doa dari sebagian masyarakat, ya saya amini kalau doa itu baik,” ujarnya.

Putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan ingin mencegah polemik tertentu yang dapat berdampak negatif bagi dirinya. “Saya ingin terus produktif melalui pemikiran dan gagasan yang saya anggap abadi dalam pelbagai isu,” ucapnya.

Mantan calon Gubernur DKI Jakarta 2017 ini berujar akan berjuang di dunia politik yang baru ia ikuti seperti perjuangannya saat meniti karier di dunia militer. Ia merasa masih memiliki waktu untuk bersiap diri untuk menghadapi tantangan yang kompleks di Indonesia. “Saya akan mengalir mengikuti apa yang dibutuhkan masyarakat dan saya ingin jadi bagian dari solusi dan kontribusi positif,” kata dia.

Pascakekalahannya dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017, nama AHY disebut-sebut akan maju dalam Pilpres 2019. Spekulasi makin kuat saat dirinya hadir dalam pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kamis lalu.

Tapi AHY menampik bila pertemuan tersebut membicarakan soal kemungkinan dirinya disandingkan dengan Prabowo untuk maju dalam pemilihan presiden 2019. “Oh tidak, tidak sama sekali. Kami mendahulukan kepentingan bersama yaitu untuk negeri ini,” kata AHY.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini