Manager Dealer Suzuki Terlibat Jaringan Shabu

SURABAYA (suarakawan.com) – Manager delear Suzuki, Pantja Hari Wijaya (46) warga asal Pondok Legi, Waru, Sidoarjo, terlibat jaringan shabu kelas teri dan diamankan aparat Polsek Tambaksari. Dia tidak sendirian, ia mengajak temannya, Amin Santoso alias Mbote (43) warga Pacar Kembang III, Surabaya.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto didampingi Kapolsek Tambaksari, Kompol Suhartono mengungungkapkan mulanya polisi meringkus Pantja ketika akan bertransaksi sabu dihalaman pakiran sepeda motor pertokohon DTC.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti sebuah pipet kaca, 1 bong alat hisap dan 3 kantong sisa plastik kecil untuk menyimpan sabu. Selanjutnya dilakukan pengembangan dalam kasus ini, polisi membekuk Mbote. Darinya, anggotanya menyita BB sabu-sabu seberat 5 gram, 1 HP nokia N 70 warna hitam dan satu unit sepeda motor suzuki shogun Nopol W-3652-EY.

“Berdarkan track record Mbote, adalah pelaku residivis, sebab sudah 3 kali pernah ditangkap dalam kasus serupa, 2 kali ditahan Polrestabes, dan sekali di Polsek Tambaksari.

Selain shabu, dari tangan kedua tersangka polisi juga mengamankan empat pelaku pengedar ganja masing-masing Aris Dharma Pambudy, Endry Mustofan, Hendro. Ketiga pria pengangguran ini diamankan ada di Jalan Bogen II, Surabaya.

Dari sindikat ganja ini, polisi menyita satu linting daun ganja. “Selah dilakukan pengembangan, anggota kami berhasil menangkap pengecer ganja,” tambah Kompol Suhantono Kapolsek Tambaksari.

Ganja yang digunakan 3 pengangguran itu diperoleh dari Donny Irawan, 2 poket ganja seberat 2,60 gram. “Tapi sayangnya ketika dilakukan pengembangan lagi, polisi masih kesulitan mendapatkan TO utamanya mereka menggunakan sistem rantai terputus,” ujar Kombes Tri Maryanto.

Sebab waktu dilakukan penyelidikan Donny hanya mengatakan, kalau ganja kering itu diperoleh dari Lawi (35) berkulit matang,rambut hitam, namun tidak mengetahui identitas Lawi. “Kita kerap sulit melakukan penangkapam ke bandarnya, karena disana pelaku selalu mengatakan kalau dirinya transaksi ada diluar. Jadi tidak tau alamat rumahnya,” pungkas Kombes Tri Maryanto. (sk/jto)

 

 

 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Manager Dealer Suzuki Terlibat Jaringan Shabu"