Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Malaysia Tahan 3 Tersangka Terkait Pembunuhan Kim Jong-nam, Salah Satunya WNI

17 Feb 2017 // 14:12 // HEADLINE, INTERNASIONAL, PERISTIWA

images

KUALA LUMPUR (suarakawan.com) -Polisi Malaysia kini sudah menahan tiga orang terkait kasus pembunuhan Kim Jong Nam (45), yaitu saudara tiri dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un. Orang ketiga yang ditahan adalah seorang pria Malaysia bernama Muhammad Farid bin Jalaluddin (26), yang diduga sebagai kekasih dari perempuan warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan sebelumnya.

“Tersangka saat ini berada di tahanan untuk membantu penyelidikan,” kata Inspektur Jenderal Polisi, Khalid Abu Bakar, lewat pernyataannya hari Kamis (16/2).

Kim Jong Nam (45) diserang oleh dua perempuan di Bandara Internasional Kuala Lumpur hari Senin (13/2) saat sedang menunggu penerbangan ke Macau yang menjadi tempat tinggalnya sejak melarikan diri 15 tahun lalu. Kim secara tiba-tiba diraih lalu disemprot dengan semacam racun di wajahnya. Dia mencoba mencari pertolongan medis di bandara, tapi tewas di ambulans saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Berdasarkan video CCTV di bandara, dua perempuan meninggalkan lokasi kejadian dengan taksi. Salah satu perempuan, pemegang paspor Vietnam, diidentifikasi bernama Doan Thi Huoang (29) telah ditangkap hari Rabu (15/2) saat mencoba kabur ke luar Kuala Lumpur. Sedangkan, perempuan kedua adalah WNI bernama Siti Aishah/SA (25).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membenarkan penangkapan seorang perempuan WNI dalam kasus pembunuhan Kim Jong Nam. KBRI saat ini terus melakukan koordinasi dengan aparat Malaysia.

“Berdasarkan data diri yang disampaikan oleh otoritas keamanan Malaysia, KBRI telah melakukan verifikasi dan berdasarkan data sementara yang ada di KBRI, perempuan tersebut berstatus WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia, Lalu Muhammad Iqbal.

Menurut Iqbal, perempuan WNI itu memegang paspor asli. “Berdasarkan data KBRI, paspor dan nama tersebut ada di data KBRI,” tambahnya.

Dia mengatakan tim dari KBRI Kuala Lumpur tiba di Selangor kemarin untuk meminta akses kekonsuleran kepada pemerintah Malaysia demi memastikan hak-hak hukum SA bisa terpenuhi.

“Kemlu mengonfirmasi status SA sebagai WNI sesuai basis data di KBRI Kuala Lumpur. Kemlu tidak pernah mengonfirmasi mengenai keterlibatan SA dalam dugaan pembunuhan karena itu wewenang penegak hukum di Malaysia setelah proses investigasi,” ujar Iqbal.(bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini