Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Makan Siang dengan Presiden Jokowi, Ini Kata AHY

10 Aug 2017 // 21:45 // HEADLINE, POLITIK & PEMERINTAHAN

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) didampingi Calon Wakil Gubernur Slyviana Murni (kedua kanan) dan Anggota Tim Pemenangannya memberikan keterangan pers di Posko Tim Pemenangan Agus-Slyvi, Jakarta, Rabu (15/2).

JAKARTA (suarakawan.com) – Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan tidak ada pembicaraan politik saat makan siang dengan Presiden Joko Widodo dan putranya, Gibran Rakabuming. Ia menegaskan kedatangannya ke Istana Kepresidenan tidak mewakili Partai Demokrat.

Agus menjelaskan, Partai Demokrat mempunyai struktur yang jelas bila berbicara soal politik. “Saya tak bisa mempresentasikan Partai Demokrat, saya tidak dalam struktur,” ucapnya pria yang akrab disapa AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/8).

Meski mengaku tak ada obrolan politik, Agus menuturkan Presiden Jokowi hanya ingin komunikasi politik nasional dengan ayahnya SBY terjalin baik. “Saya amini. Tentu dalam demokrasi tidak selalu sama dalam bersikap,” ujarnya. Ia menilai perbedaan pendapat merupakan hal wajar asal tetap menjaga komunikasi.

Menyinggung soal kekalahannya saat maju pemilihan kepala daerah DKI Jakarta, Agus mengatakan, ia kini memilih membangun persahabatan dengan berbagai pihak. Dia tak ingin larut dalam kebencian atau dendam antar-pendukung. “Begitu selesai, ya selesai. Jangan terbawa jauh, berlarut-larut,” kata dia.

Setelah pertemuan dengan Jokowi selama sekitar satu jam, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku terkesan dengan pemikiran Presiden Jokowi. Dia mengatakan Jokowi menyampaikan bahwa setiap pemimpin harus menyiapkan kader-kader penerus. Karena itu, Agus melanjutkan, kepala negara membuka ruang interaksi.(tc/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini