Mahasiswa Unair Ajak Dosen Urunan Sumbang Rektorat Unair

posko gotong royong mahasiswa unair

SURABAYA (suarakawan.com)-Menyikapi tidak transparannya rektorar Unair terkait alasan defisit keuangan yang melandasi kenaikan biaya SP3 bagi mahasiswa baru 2011, Forum Advokasi Mahasiswa Unair terus bergerak dan menuntut pembatalan kenaikan SP3 tersebut.

Dalam rilis yang dikirim ke redaksi suarakawan.com, FAM Unair yang bergabung dengan GMNI FEB dan GMNI FH menuntut agar rektorat membatalkan Kenaikan Biaya Pendidikan di Unair karena sampai sekarang tidak jelas transparansi mengenai anggaran Universitas Airlangga.

“Bilamana klaim defisit anggaran itu memang benar adanya, sebenarnya masih banyak solusi-solusi alternatif yang bisa di lakukan selain jalan pintas menaikan biaya pendidikan mahasiswa baru,” papar humas aksi, Vinosha Wahyu.

Yang kedua, aliansi mahasiswa Unair juga menyerukan kepada dosen, mahasiswa dan para pekerja Unair untuk melakukan aksi simbolis bergotong royong melakukan penggalangan dana, sebagai simbol penolakan terhadap kenaikan biaya pendidikan Unair.

“Kami mengingatkan kepada pihak birokrasi Unair agar tidak melupakan sejarah dan tujuan berdirinya Universitas Airlangga pada tahun 1954 sebagai kampusnya rakyat, dengan cara tidak menaikkan biaya pendidikan yang jelas mengyengsarakan dan memberatkan rakyat,” pungkas mahasiswa fakultas hukum ini.(jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *