Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Mahasiswa IPB Jadi Tersangka, Begini Reaksi Alumni BEM KM IPB

23 Oct 2017 // 09:26 // HEADLINE, HUKUM, HUKUM & KRIMINALITAS

demo-mahasiswa-isttmc

BOGOR (suarakawan.com) – Salah satu mahasiswanya dijadikan tersangka oleh kepolisian pasca unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jumat (20/10) lalu, Presidium Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Institut Pertanian Bogor (IPB) 1999-2016 menyatakan sikapnya atas peristiwa tersebut.

Dalam rilis yang dikeluarkan pada Minggu (22/10) malam, alumni BEM KM IPB 1999-2016 mendukung sepenuhnya perjuangan mahasiswa.

“Kami mendukung penuh perjuangan adik-adik kami mahasiswa yang terus peduli menyuarakan suara idealismenya dalam kehidupan berbangsa serta bernegara,” kata salah satu juru bicara Alumni BEM KM IPB 1999-2016, Achmad Firman Wahyudi (Firman).

Selain itu, Alumni BEM KM IPB 1999-2016 juga mendukung secara penuh dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap pengorbanan orang tua dan mahasiswa yang terluka dan ditangkap oleh aparat demi perjuangan yang mereka jalankan. Mereka juga mengecam tindakan represif aparat kepolisian dalam unjuk rasa tersebut.

“Mengecam tindakan represif dan provokatif aparat dalam pembubaran massa aksi demonstrasi 20 Oktober 2017 di depan istana negara dalam sebuah negara demokratis yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat,” ujar Firman.

Untuk itu, Alumni BEM KM IPB 1999-2016 menuntut kepolisian untuk memberikan perlakuan yang adil dan beradab terhadap mahasiswa yang masih ditahan.

“Menuntut kepolisian untuk memberikan perlakuan yang adil dan beradab terhadap adik-adik kami yang digelandang ke mapolda metro jaya,” tegas Firman.

Tak hanya itu, lanjut Firman, Alumni BEM KM IPB 1999-2016 menuntut pembebasan dari segala tuduhan hukum terhadap Muhammad Ardy Sutrisbi, mahasiswa IPB dan Ihsan Munawwar, mahasiswa STEI SEBI yang sampai saat ini masih ditahan oleh Polda Metro Jaya.

“Penyampaian aspirasi publik dijamin oleh Undang-undang. Represif aparat dalam hal ini sangat berbeda dengan kelompok aksi massa lain yang justru mendapat keistimewaan,” tukasnya.

Karena itu, Alumni BEM KM IPB 1999-2016 memanggil ruh gerakan mahasiswa untuk menaruh perhatian terhadap peristiwa ini.

“Kami memanggil ruh gerakan kawan-kawan kami alumni, dewan mahasiswa, dan badan eksekutif mahasiswa seluruh universitas di Indonesia lintas angkatan untuk menaruh perhatian secara aktif pada gerakan mahasiswa hari ini, khususnya apa yang sedang dialami adik-adik kita ini,” seru Firman.

Dia menjelaskan, pernyataan sikap ini, mereka umumkan sebagai bentuk dukungan moral terhadap upaya merawat demokrasi, dan jaminan penyampaian pendapat di muka umum.

“Serta sebagai bentuk tanggungjawab seluruh elemen masyarakat dalam memastikan jalannya roda pemerintahan sesuai dengan UUD 1945 dan Pancasila, serta tujuan Negara untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Sebanyak 17 nama Alumni BEM KM IPB 1999-2016 mendukung pernyataan sikap ini. Dari rilis yang diterima redaksi, nama-nama tersebut adalah:

1. Aly Yusuf (Presiden Mahasiswa IPB 1999-2000)
2. Irfan Syauqi Beik (Presiden Mahasiswa IPB 2000-2001)
3. Atang Trisnanto (Presiden Mahasiswa IPB 2001-2002)
4. Arief Maulana (Presiden Mahasiswa IPB 2002-2003)
5. Eka Setiawan Karim (Presiden Mahasiswa IPB 2003-2004)
6. Ramadoni (Presiden Mahasiswa IPB 2004-2005)
7. Jenal Abidin (Presiden Mahasiswa IPB 2005-2006)
8. Erick Wahyudyono (Presiden Mahasiswa IPB 2006-2007)
9. Gema Buana Putra (Presiden Mahasiswa IPB 2007-2008)
10. Suranto Wahyu Widodo (Presiden Mahasiswa IPB 2008-2009)
11. Ach.Firman Wahyudi (Presiden Mahasiswa IPB 2009-2010)
12. Reza Pahlevi (Presiden Mahasiswa IPB 2010-2011)
13. Muhamad Saefrudin
(Presiden Mahasiswa IPB 2011-2012)
14. Muhammad Sigit Susanto (Presiden Mahasiswa IPB 2012-2013)
15. Diki Saefurrohman
(Presiden Mahasiswa IPB 2013-2014)
16. Dadan Hudanul Hak (Presiden Mahasiswa IPB 2014-2015)
17. Danang Setiawan (Presiden Mahasiswa IPB 2015-2016).

(ve/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini