LSM Peduli PRT Tolak Revisi Perda No 9/2005

Tidak ada komentar 12 views

tersangka kekerasan terhadap PRT

Surabaya (suarakawan.com)-Upaya pengesahan perda nomer 9 tahun 2005 tentang perlindungan kekerasan perempuan dan anak tidak akan berjalan maksimal, lantaran tidak mendapat dukungan dari lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang kesejahteraan rakyat.

Rencana revisi perda nomer 9 tahun 2005 tentang perlindungan kekerasan perempuan dan anak ini timbul akibat kekerasan dan penganiayaan yang menimpa pembantu rumah Tangga oleh majikan yang dialami oleh Marlena.

Koordinator Umum LSM jaringan masyarakat peduli PRT Jawa Timur Silvia
Kurnia Dewi kepada suarakawan.com sabtu (11/06) sore mengungkapkan dirinya tidak setuju dengan revisi perda 9 tahun 2005, perda tentang perlindungan kekerasan perempuan dan anak ini kebanyakan mengatur peran lembaga yang bergerak dibidang kesejahteraan perempuan dan anak.

“saya tidak setuju disahkan karena subtansi perda tidak akan mengatur secara keseluruhan untuk memberi perlindungan kesejahteraan dan pendampingan hukum,” tegasnya. (aca/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "LSM Peduli PRT Tolak Revisi Perda No 9/2005"