LPSK Siap Lindungi Jaksa Sistoyo

Tidak ada komentar 9 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Abdul Haris Semendawai mengatakan Insiden pembacokan yang dialami oleh Jaksa nonaktif Sistoyo pada Kamis (01/03) sangat memprihatinkan sistem peradilan di Indonesia yang seharusnya bebas dari ancaman dan intimidasi. Insiden ini menunjukan buruknya pengamanan terhadap pihak-pihak terutama saksi dan korban di pengadilan

”Buruknya sistem pengamanan di ruang persidangan ini semakin menegaskan perlindungan terdakwa di persidangan masih rawan, dan tidak menutup kemungkinan juga akan terjadi pada saksi dan korban, mengingat banyaknya kasus kekerasan yang terjadi belakangan ini, untuk itu perlu adanya system pengamanan khusus di pengadilan” kata Ketua LPSK melalui rilis pers yang diterima suarakawan.com, Sabtu (03/03)

Selanjutnya Ketua LPSK mengatakan, sistem pengamanan yang ketat di ruang persidangan setidaknya menjadi prioritas utama dalam upaya mereformasi sistem peradilan di Indonesia. ”Di beberapa Negara, sistem pengamanan di ruang persidangan menjadi prioritas utama yang diperhatikan, karena ini menyangkut jaminan berjalan atau tidaknya penanganan suatu kasus. Hal ini tentunya menyangkut jaminan keamanan saksi dan korban yang sejak awal berpotensi mengalami ancaman yang membahayakan jiwa, tentunya keamanannya sangat penting dalam mengungkap kebenaran suatu kasus” tutur Ketua LPSK.

Terkait dengan posisi Sistoyo sebagai korban pembacokan, Ketua LPSK mengatakan pihaknya siap memfasilitasi Sistoyo jika yang bersangkutan mengajukan permohonan. Namun menurutnya, permohonan perlindungan tetap harus melewati prosedur yang berlaku dan perlu dilakukan penelaahan terlebih dahulu.

“LPSK akan mempelajari posisi Sistoyo yang posisinya sebagai terdakwa saat ini, tentunya dengan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait. Namun sampai saat ini LPSK belum menerima permohonan tersebut” tandas Haris.(mad/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "LPSK Siap Lindungi Jaksa Sistoyo"