Libia Ingatkan Peran Militer Inggris

Tidak ada komentar 8 views

TRIPOLI – Menteri Luar Negeri Libia Abdul Ati al-Obeidi mengingatkan upaya Inggris membantu pemberontak anti-Gaddafi akan membahayakan upaya perdamaian di negara tersebut.  Menlu Libia kepada BBC mengatakan kehadiran militer Inggris akan ‘memperpanjang’ perang di wilayah tersebut.

Namun Menlu Inggris, William Hague mengatakan mereka bergerak sesuai dengan resolusi PBB untuk melindungi warga sipil.

Pemerintah Inggris mengatakan pasukan yang ditempatkan di Benghazi tidak terlibat langsung dalam pertempuran menghadapi tentara pemerintah Libia. Menurut Hague, tentara Inggris hanya membantu penyediaan logistik dan pelatihan intelijen.

Informasi yang didapat BBC menyebutkan ada sekitar 10 tentara Inggris yang dikirim dalam operasi untuk membantu tentara pemberontak Libia. Selain Inggris, Prancis juga telah mengirim tentaranya dalam jumlah yang kurang lebih sama untuk melakukan misi serupa.

Obeidi menyodorkan usulan seperti yang juga disampaikan oleh Uni Afrika dalam penyelesaian krisis di Libia. Dia mengatakan harus ada gencatan senjata yang akan diikuti dengan persiapan pemilu selama kurang lebih enam bulan yang pelaksanaannya nanti akan diawasi PBB.

“Kami berpendapat bahwa kehadiran unsur militer dari manapun merupakan sebuah langkah mundur, kami yakin jika pengeboman ini berhenti dan gencatan senjata secara nyata dilakukan maka kami bisa menggelar dialog dengan semua warga Libia. Kita bisa berdialog tentang apa yang mereka inginkan, demokrasi, reformasi politik atau pemilu. Tapi itu tidak bisa dilakukan sekarang,” kata Obeidi.

Dia juga mengatakan pemerintahnya mempersilakan lembaga bantuan untuk masuk ke wilayah Misrata dan membantu warga yang jadi korban pertempuran kedua pihak. (bbc/ara)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Libia Ingatkan Peran Militer Inggris"