Ledakan di Pasar Loak Dupak Tewaskan Satu Orang

SURABAYA – Pasar Loak Dupak Surabaya, Jumat (25/3) siang dikagetkan dengan suara ledakan keras yang berasal dari tahap II.

Menurut Rozak, salah satu pemilik toko yang bersebelahan dengan lokasi kejadian, saat itu ia membuka toko dan tiba tiba terdengar suara ledekan keras berasal dari sebelah standnya. Rozak berusaha melihat dan ternyata ada korban terkapar. Selanjutnya tanpa melapor ke polisi, warga langsung membawa dua korban.

“Keras sekali mas ledakannya. Saya lihat ada satu korban. Tapi katanya ada dua korban.” ujar Rozak kepada suarakawan.com.

Dalam peristiwa tersebut,  Mustar (27) mengalami kritis. Sementara Mahmun (25) meninggal saat perjalanan menuju rumah sakit. Belum tahu secara pasti korban ada dimana. Ada yang mengatakan korban dibawa ke rumah sakit PHC Tanjung Perak dan ada yang mengatakan korban dibawa ke RS Dr Sutomo Surabaya.

Unit Gawat Darurat (UGD) PHC Surabaya dihubungi suarakawan.com membenarkan bahwa menerima korban kritis akibat ledakan, namun enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

” Ya benar. Kami belum bisa memberikan keterangan, karena korban masih dalam penanganan”, ujar perawat yang tidak mau disebutkan namanya.

Kapolsek Asemrowo AKP Dolly A Primanto saat dihubungi suarakawan.com mengatakan, ledakan diduga berawal dari pekerja las tengah memotong lempengan-lempengan besi dengan menggunakan las. Diduga percikan api dari lempengan besi yang dipotong itu mengenai tabung las dan kemudian meledak.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab ledakan. Keterangan sementara yang kami peroleh, diduga dari ledakan tabung las”, ujar AKP Dolly.

Polisi masih melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dan belum menemukan barang yang mencurigakan. Sebab tidak ditemukan tabung LPG atau tabung las yang rusak. Apalagi proses olah tempat kejadian perkara (TKP) hanya sesaat saja mengingingat waktu Sholat Jumat.

Informasi lain yang kami dapatkan bahwa  di TKP saat itu berlangsung pengelasan pada suatu benda yang diduga rocket atau mortir (bs/ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *