Lebih dari 1.300 Pilot Ancam Mogok, Begini Reaksi Dirut Garuda Indonesia

JAKARTA (suarakawan.com) – Lebih dari 1.300 pilot yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda akan melakukan mogok kerja. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo, Kementerian BUMN, serta para pemegang saham segera merestrukturisasi direksi Garuda Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N Mansury mengatakan, pihaknya belum mengambil sikap terkait ancaman tersebut.

“Belum kita putuskan, jadi nanti kita harapkan sebetulnya kita bisa memahami penentuan direksi bukan kewenangan kita tapi kewenangan pemegang saham dan Kementerian BUMN,” kata Pahala dalam acara konferensi pers di Kantor Garuda, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (3/5).

Pahala mengatakan, pihaknya akan mencoba melakukan komunikasi dengan asosiasi pekerja tersebut. “Pasti kita komunikasi, duduk bareng, selalu kita buka kita minta untuk dilakukan komunikasi dengan Serikat Karyawan, sudah pasti,” ujarnya.

Namun demikian, Pahala juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika mogok kerja tersebut terjadi. “Banyak yang kita lakukan untuk itu, menyiapkan kesetiaan kru yang cukup. Pasti itu kita lakukan sambil memastikan semua pihak terlibat dalam menjalankan tugasnya.”

Dia kembali menegaskan bahwasanya penggantian jajaran direksi seperti yang diajukan oleh serikat pekerja bukan merupakan kewenangannya.

“Karena bukan kewenangan kita, itu kewenangan pemegang saham,” pungkasnya. (mer/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Lebih dari 1.300 Pilot Ancam Mogok, Begini Reaksi Dirut Garuda Indonesia"