Lebih Banyak Mudaratnya, PPP Setuju Pilkada Dipilih Lewat DPRD

SURABAYA (suarakawan.com) – Wacana pengembalian sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke DPRD mendapat perhatian serius dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Partai berlambang Ka’bah ini lebih sreg Pilkada dipilih melalui DPRD katimbang melalui pemilihan secara langsung.

Wakil Sekjek DPP PPP, Saiful Tamliha mengatakan secara non formal, PPP menghendaki Pilkada dipilih melalui DPRD. Kita mencermati sila keempat dari Pancasila yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

Kata hikmat itu, lanjutnya, dimunculkan oleh kiai Wahid Hasyim.

Artinya, Pilkada oleh DPRD lebih besar manfaat dari mudaratnya. Yang terjadi sekarang pemilihan secara langsung memunculkan perang kompleks antar etinis, sangat premodial dan memerlukan uang yang besar.

“Ya, setelah terpilih ingin mengembalikan modal yang dikeluarkan untuk kampanye. Logikanya, rumusnya 2-1-2. Angka 2 di depan artinya 2 tahun mengembalikan, 1 tahun mencari keuntungan dan 2 tahun untuk periode kedua,” ujarnya di Bandara Juanda, Sidoarjo, Selasa (21/2).

Alasan lain, lanjut Tamliha, berdasar Undang-Undang Dasar (UUD) 45 yang tidak mengatur keharusan pemilihan secara langsung. Dalam UUD 45 itu juga dientukan kepala daerah/wakil kepala daerah dipilih secara demokrasi. “Demokrasi itu mengandung makna bisa dipilih secara langsung dan melalui perwakilan,” sergahnya.

Bagaimana dengan anggapan bangsa ini akan mundur bila harus mengembalikan Pilkada ke sistem yang lama. Tamliha membantah anggapan seperti itu. “Kalau evaluasinya lebih banyak mudaratnya melalui pemilihan langsung kenapa tidak (dikembalikan ke DPRD). Justru, pemilihan melalui DPRD itu lebih obyektif,” tegasnya.

Pihaknya menjamin pemilihan lewat DPRD lebih obyektif, karena bisa meminimalisir terjadinya praktek money politic. “Sadap saja telephon seluruh anggota DPRD. Perjalanan anggota DPRD juga terus dimonitor. Kalau dia menerima uang dari calon kepala daerah, tinggal ditangkap. Jaman sekarang gampang menyadap, apalagi kita punya pejabat KPK,” jelasnya. (Bng/jto)

Keterangan foto: Wakil Sekjen DPP PPP, Saiful Tamliha. (Bng)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Lebih Banyak Mudaratnya, PPP Setuju Pilkada Dipilih Lewat DPRD"