Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Laporkan Makelar Jabatan, Bupati Gresik Siapkan Hadiah Umroh

sambari
GRESIK (suarakawan.com) – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto akan memberikan hadiah perjalanan umroh ke Tanah Suci bagi masyarakat yang berani melaporkan kepada dirinya terkait adanya makelar atau orang yang sengaja menjualbelikan jabatan di lingkungan pemerintahan setempat.
“Saya mendengar dari masyarakat saat saya menghadiri suatu acara, bahwa ada pejabat yang menjadi makelar, dan saya sangat terkejut dan geram atas hal itu,” ucap Sambari, seperti diberitakan Senin (18/4).
Oleh karena itu, Sambari akan menyelidiki laporan itu dan apabila terbukti adanya penjabat yang menjadi makelar akan diberi sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Jelas ini dapat memperburuk citra Pemkab Gresik yang saat ini ingin menjadi lebih baik, dan apabila ada di antara masyarakat umum yang menemukan kasus tersebut dengan pelaku dan bukti-bukti yang jelas, segera laporkan kepada saya,” tegas Sambari.
Sambari yang kini memasuki kepemimpinan dua periode di wilayah itu mengaku akan menyiapkan hadiah umroh kepada warga yang berani dan membuktikan adanya pejabat yang menjadi makelar jabatan di lingkungan pemkab setempat.
“Bagi PNS yang berani melaporkan akan saya siapkan hadiah kenaikan pangkat istmewa, atau Umroh, dan bagi masyarakat bisa bebas memilih hadiahnya,” katanya.
Menurutnya, penempatan atau mutasi jabatan setiap PNS di lingkungan Pemkab Gresik harus menunjukkan prestasi, dedikasi dan loyalitasnya terhadap pemerintahan, karena tindakan makelar jabatan tidak sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik Suyono mengaatakan, sanksi tegas juga akan diberikan Pemkab Gresik kepada makelar penerimaan siswa baru serta lainnya yang berbau suap di lingkungan setempat.
Suyono berharap dengan sikap tegas pimpinan daerah ini, pemerintahan Kabupaten Gresik akan berjalan sesuai dengan tujuan yakni membangun Gresik semakin baik, bukan malah memperburuk citra dihadapan masyarakat. (ant/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini