Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Lahir di Tol Cipali Saat Arus Balik, Bayi Perempuan Ini Diberi Nama Bhayangkari Ramadniya

03 Jul 2017 // 10:11 // DAERAH, HEADLINE, PERISTIWA

bayi

PURWAKARTA (suarakawan.com) – Bayi perempuan yang dilahirkan darurat di pinggir jalan Tol Cipali, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (2/7), dalam keadaan sehat.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta, AKP Arman Sahti, mengatakan, Kapolres Purwakarta AKBP Hanny Hidayat telah memberi nama untuk bayi perempuan dari Sukiati (43), seorang pemudik asal Desa Tulis Selo Piro, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang hendak balik ke Jakarta itu.

“Pak Kapolres setelah mendapatkan izin dari sang ibu memberikan nama bayi perempuan itu Bhayangkari Ramadniya,” kata Arman, Senin (3/7) pagi.

Nama Bhayangkari, lanjut dia, merujuk pada nama organisasi istri-istri anggota polisi, sedangkan Ramadniya merujuk pada nama operasi Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2017.

Menurut Arman, sampai sekarang bayi tersebut masih dirawat di RS Siloam Purwakarta. Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat.

“Sekarang bayi masih mendapatkan perawatan di RS Siloam. Kondisinya sehat walafiat dan masih di ruang bayi bersama ibunya,” kata Arman.

Sebelumnya diberitakan, polisi menerima informasi bahwa Bus Kiara Mas berhenti di pinggir jalan Tol Cipali karena ada seorang ibu yang hendak melahirkan di dalam bus tersebut.

Sesaat petugas di lokasi kejadian langsung meminta bantuan ibu-ibu penumpang lainnya membantu proses persalinan darurat karena tak memungkinkan waktu untuk dibawa ke rumah sakit.

“Saat mau dibawa ke rumah sakit, bayi keburu lahir dan dibantu oleh ibu-ibu penumpang lainnya yang turun dari bus karena melihat Ibu Sukiati akan melahirkan. Bayi perempuan lahir dengan panjang 45 cm dan berat 2,3 kilogram. Saat itu tidak ada keluarga ibu itu di bus tersebut,” tambah Arman.

Seusai proses melahirkan normal, bayi dan ibunya langsung dibawa ke rumah sakit.

“Kami langsung evakuasi ke rumah sakit segera setelah bayi dilahirkan. Cuaca sangat panas waktu itu,” ungkap dia.

Kejadian pemudik yang melahirkan darurat di jalan tol ini menjadi viral di media sosial karena ada salah seorang warga yang merekam dengan telepon genggam dan disebarkan di dunia maya.

Aksi petugas polisi dan ibu-ibu penumpang bus tersebut dalam menyelamatkan bayi dan ibunya tersebut mendapatkan pujian dari berbagai kalangan masyarakat. Sampai akhirnya Kepala Korlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa dan Kapolri pun menghubungi Polres Purwakarta untuk menanyakan kondisi bayi dan ibunya tersebut. (kc/rur)

L

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini