Lagi, TKI Tewas Di Malaysia

Tenaga Kerja Indonesia (dok)

NGANJUK (suarakawan.com)-Lagi-lagi kisah pilu tentang TKI berulang.  Setelah seorang TKW meninggal di Singapura dan ditemukan jazadnya dalam tandon air beberapa hari silam, Sigit Suparno, TKI asal Nganjuk tewas dalam penggerebekan pendatang haram yang dilakukan polisi Malaysia.

Purnomo, paman korban, Jumat (27/05)  mengatakan, kemenakannya itu berangkat ke Malaysia lima tahun lalu. Ia tidak menyangka, jika kemenakannya akan pulang dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kalau berangkatnya, dia sehat-sehat saja. Dia sudah lima tahun kerja di tempat pengelasan kawasan Johor,” katanya ditemui di rumah duka, Kelurahan Kedondong, Nganjuk.

Walaupun sehat saat berangkat, Purnomo mengatakan kemenakannya itu mempunyai riwayat sakit saat masih remaja, yaitu mempunyai sakit jantung dan rematik. Ia tidak mengetahui persis penyebab kemenakannya meninggal dunia.

Tetapi, dari informasi yang dia dapatkan saat rekan-rekannya, mengabarkan kejadian itu diduga karena korban kaget saat petugas kepolisian melakukan penggerebekan.

“Katanya, saat kejadian itu para polisi Malaysia sedang melakukan patroli. Tetapi, kok bisa sampai meninggal, kami tidak tahu patrolinya seperti apa,” ujarnya.

Sutarmi, saudara Sigit mengaku pihaknya kesulitan meminta pertanggungjawaban kepada PJTKI (Perusahaan Jasa Pengerah Tenaga Kerja) yang memberangkatkan kemekanannya itu ke Malaysia lantaran tak jelas  PJTKI mana yang memberangkatkannya.

Walaupun meninggal dunia, tanpa kejelasan penyebab pastinya, Sutarmi mengatakan keluarga sudah iklas menerima musibah ini. Ia hanya berharap, istri Sigit, Naning (25), serta anaknya yang masih balita bisa tegar meski itu berarti tak ada lagi aliran nafkah dari suami. (ant/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *