Lacak Jaringan Besar Pemasok Trafiking Pasuruan

SURABAYA (suarakawan.com) – Ditreskrimum Polda Jatim unit Wanita dan Susila terung mengembangkan kasus trafiking 13 ABG di Prigen, Pasuruan. Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Agus Kurnia Sutisna saat didampingi Kasubdit Resmob AKBP Heru Purnomo mengatkan, saat ini, pihaknya masih melacak jaringan besar yang mengorganisir pelacuran khusus ABG tersebut.

”Anggota masih terus lidik untuk menguak jaringan besar yang ada dibelakang kasus penjualan anak dibawah umur ini,” ujar Kombes Pol Agus K Sutisna, Rabu (22/02).

Alumni Akpol’87 ini menambahkan, terkait dengan modus pelacuran ini, masih bersifat klasik.

“Orang desa yang dibawa ke kota dengan diiming-imingi akan dipekerjakan, namun sesampai di kota ternyata di lacurkan,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Kasubdit II Renata AKBP Wiji Suwartini menyatakan, pasca pengungkapan kasus tersebut, pihaknya sudah memulangan sebagian besar ABG yang teridentifikasi. Namun, diakuinya juga, masih ada beberapa ABG yang tidak memiliki identitas jelas yang terpaksa harus dikirim ke Dinas Sosial Propinsi Jatim.

“Bagi mereka yang tidak beridentitas jelas, kita telah berkoordinasi dengan Dinsos Jatim, yang akan memulangkan mereka,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Jatim, berhasil mengamankan 13 ABG, yang sebagian besar berasal dari Bandung, Jawa Barat dari sebuah tempat di kawasan Prigen,Pasuruan. Polisi juga menetapkan Naning (50) warga Pajajaran Bandung dan Nuri (40) Blimbing Malang, sebagai mami dan makelarnya.(Wis/jto)

Keterangan Foto: Para wanita Yang Diselamatkan Polda Jatim Dalam Praktek Trafiking Di Progen Beberapa Waktu Lalu.(dok)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Lacak Jaringan Besar Pemasok Trafiking Pasuruan"