Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

La Nyalla Warning Pengurus KONI Jatim Harus Aktif

27 Apr 2017 // 19:29 // ALL SPORTS, HEADLINE, OLAHRAGA

20170427_142652

SURABAYA (suarakawan.com) – Wakil Ketua Umum KONI Jatim, La Nyalla Mattalitti memberikan peringatan (warning) keras kepada seluruh pengurus KONI Jatim yang baru. Sebanyak 77 orang yang duduk dalam kepengurusan KONI Jatim periode 2017-2021, diwajibkan untuk aktif datang ke Kantor KONI Jatim

Jika terbukti tidak aktif, La Nyalla tidak segan-segan untuk mencoret. “Tak peduli pengurus itu masih saudara, kawan atau sahabat, kalau memang tidak aktif dalam kepengurusan, saya coret,” tegasnya dihadapan pengurus baru KONI Jatim di Kantor KONI Jatim, Kamis (27/4).

Warning Nyalla tersebut, juga dipertegas lagi saat diwawancarai usai pertemuan. “Kita pastikan bahwa kalau tidak aktif atau berkurang dari aturan yang dibuat oleh pengurus, saya tak segan segan-segan mencoret, sekalipun itu saudara dan sababat,” ucapnya.

Keaktifan pengurus, menurutnya, akan dilihat dari daftar kehadirannya di kantor KONI Jatim dan rapat-rapat yang digelar bidangnya. Dalam sebulan, mereka wajib absen dua kali. Ada atau tidak ada undangan rapat pengurus KONI, harus hadir.

“Kalau tak sesuai target kehadiran akan dicoret. Sebaliknya, pengurus yang aktif, akan mendapatkan reward. Nanti kita lihat siapa pengurus yang paling aktif akan menerima bonus,” ujarnya.

Selain aktif, La Nyalla juga mengingatkan kepada pengurus KONI untuk transparan dan sesuai dengan aturan dalam penggunaan anggaran. Sebab, anggaran yang dipakai itu uang negara. Kesalahan dalam pemakaian anggaran, akan berurusan dengan hukum.

“Harus bersih dalam hal keuangan, karena yang dipakai uang negara. Jadikan pengalaman yang sudah pernah terjadi. Jangan sampai berurusan dengan hukum, gara gara uang kecil akhirnya merepotkan pengurus,” jelasnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu, juga mewanti-wanti agar jangan sampai ada pengurus yang “nggrundel”, karena anggaran yang diajukan tak kunjung cair. Padahal, pengajuan anggarannya masih dalam proses. “Jangan sampai bagian keuangan masih memproses, ada pengurus yang nggrundel. Akan saya pecat,” tandasnya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini