Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

La Nyalla Roadshow ke Bojonegoro dan Tuban

07 Jun 2017 // 22:51 // HEADLINE, PILKADA

IMG-20170607-WA0012

BOJONEGORO (suarakawan.com) – Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti tak lelah melakukan Safari Ramadhan ke sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur (Jatim). Setelah sebelumnya bersafari ke wilayah timur Jatim dan Pulau Madura, kali ini La Nyalla bersilaturahim ke wilayah barat pantura provinsi ini.

Dalam dua hari terakhir (7-8 Juni), La Nyalla bersilaturahim ke Ponpes Alfatimah, Bojonegoro. Di ponpes ini, La Nyalla menandatangani Prasasti Pembangunan Asrama Putri bersama pengasuh Alfatimah Drs KH Tamam Syaifuddin Msi.

“Ini merupakan silaturahim yang rutin kami lakukan, terutama saat Ramadan. Kami memohon nasihat dan doa dari para ulama, juga berbagi kepada anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar La Nyalla.

Setelah dari Bojonegoro, La Nyalla melanjutkan silaturahim ke Ponpes Manbail Futuh – Tuban yang diterima langsung oleh pimpinan ponpes KH Muh Yusro Baihaqi. Di Tuban, La Nyalla juga mengunjungi ponpes Mansyaul Huda – Tuban yang diterima langsung oleh pimpinan ponpes KH Ahmad Muhyidin.

Selain itu, juga ke ponpes Asy Somadiyah – Tuban pimpinan Gus Marom. Masih di Tuban, La Nyalla mengunjungi makam Sunan Bonang, wali yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.

Tradisi bersilaturahim ke para ulama, tokoh masyarakat, dan warga secara luas perlu terus dijalankan La Nyalla untuk mendapatkan nasihat serta memperkuat persaudaraan sesama. “Saat ini kita menghadapi banyak tantangan kehidupan, baik dari sisi ekonomi, politik, maupun sosial-budaya. Dengan saling bersilaturahim, kita bisa mendapatkan solusi bersama-sama terhadap problem tersebut,” ujarnya.

Terkait safarinya ke berbagai daerah di Jatim, La Nyalla kembali menegaskan tak ada kaitannya dengan Pilkada Jatim yang akan digelar tahun depan. Meski banyak yang mendorongnya maju ke ajang pesta demokrasi itu, dia memilih tak banyak berkomentar.

”Yang bisa saya katakan, memang ada cukup banyak elemen masyarakat yang meminta saya untuk ikut maju dalam Pilkada Jatim 2018. Ada ulama, tokoh masyarakat, guru, pengusaha, dan ormas-ormas. Tapi saya hanya bisa jawab bahwa saya perlu salat istikharah dulu,” ungkapnya. (Bng/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini