Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

KPU: Pemungutan Suara 27 Juni 2018

14 Jun 2017 // 13:21 // HEADLINE, PILKADA

pilkada

JAKARTA (suarakawan.com) – Komisi Pemilihan Umum meresmikan tahapan Pemilihan Kepala Daerah 2018, Rabu (14/6). Peresmian dilakukan seiring terbentuknya Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2018.

Tahap sosialisasi Pilkada 2018 dimulai hari ini hingga 26 Juni tahun depan. Hari pemungutan suara Pilkada 2018 dijadwalkan pada 27 Juni. Kemudian, rekapitulasi hasil penghitungan suara dilakukan hingga 9 Juli 2018.

KPU memasang target 77,5 persen pemilih berpartisipasi dalam Pilkada di 171 daerah. Target tersebut serupa dengan tolak ukur yang dimiliki saat Pilkada 2017 berlangsung.

Dalam sambutannya saat peluncuran, Ketua KPU RI Arief Budiman mengimbau agar seluruh komisioner di 171 daerah penyelenggara Pilkada 2018 dapat menjaga integritasnya. Ia juga mengingatkan penyelenggara Pilkada di daerah untuk bersikap adil pada peserta dan pemilih nanti.

“Jadi mohon maaf partai politik, kami kalau diundang untuk acara seremonial biasanya tidak hadir. Yang kami hadiri kalau KPU diminta jadi narasumber persoalan teknis dan sosialisasi,” kata Arief di Kantor KPU RI, Jakarta.

Selain mengeluarkan imbauan untuk penyelenggara, Arief meminta peserta dan pemilih di Pilkada 2018 untuk bersikap dewasa.

Menurutnya, peserta Pilkada 2018 harus lebih elegan menggunakan berbagai isu untuk memenangkan kontestasi. Masyarakat pemilih juga diimbau pandai memilah cara-cara yang digunakan kandidat untuk meraih kemenangan di daerah masing-masing.

“Peserta pemilu harus lebih elegan, tak lagi menggunakan isu-isu negatif. Kalau dengan cara yang tidak baik (meraih kemenangannya) tentu hasilnya tidak baik juga,” kata Arief.

Pada Pilkada 2018 ada 171 daerah yang akan memilh pemimpinnya yang terdiri dari 17 provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Tiga provinsi di Pulau Jawa yakni Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur termasuk dalam provinsi yang akan menggelar pilkada tahun depan. (cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda






  • Terkini