Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

KPU DKI Tetapkan Gubernur dan Wagub Terpilih pada 5 Mei

29 Apr 2017 // 22:25 // HEADLINE

kpu

JAKARTA (suarakawan.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menetapkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih masa bakti 2017-2022 pada 5 Mei 2017, jika tidak ada pasangan calon (Paslon) mengajukan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Seandainya tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi, KPU DKI akan melakukan penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih, Insya Allah, pada Jumat, 5 Mei 2017,” kata Ketua KPU DKI, Sumarno, saat Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Putaran Kedua, di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (29/4) malam.

Sumarno mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, KPU DKI akan memberikan waktu tiga hari kepada masing-masing pasangan calon dan Badan Pengawas Pemilu DKI untuk mengajukan perselisihan hasil perolehan suara ke Mahkamah Konstitusi.
Syarat pengajuan gugatan untuk provinsi berpenduduk 6-12 juta orang adalah selisih perolehan suara mencapai maksimal satu persen.

Sumarno menjelaskan, penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih menjadi kegiatan terakhir dari rangkaian pelaksanaan pemilihan kepala daerah DKI Jakarta putaran kedua sejak 19 April, yang diawali dengan pemungutan suara.

“Saat penetapan itu, rangkaian pelaksanaan Pilkada DKI putaran kedua hampir berakhir karena tahapan selanjutnya adalah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” kata dia.

Hingga kini, proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi masih berjalan dengan diawali penyerahan surat suara dari Kepulauan Seribu.
Wakil Gubernur terpilih versi hitung cepat dari nomor urut tiga, Sandiaga Uno, hadir menyaksikan rapat terbuka itu. Sandi, sapaan akrab Sandiaga, yang mengenakan kemeja putih, datang sekitar pukul 19.45 WIB, disambut hadirin dan pendukungnya. (bs/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini