KPK Pecah Kongsi soal Century

Tidak ada komentar 27 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi berbeda pendapat terkait masalah perampokan uang rakyat dalam kasus Bank Century kembali terbelah. Abraham Samad. Berterus-terang bahwa pihaknya mengalami kesulitan menemukan alat bukti tindak pidana korupsi terkait perkara Bank Century. Alhasil Status perkara Century hingga kini masih di tahap penyelidikan.

Berbeda dengan dirinya, lanjut Samad, Pimpinan KPK yang lainnya seperti Zulkarnaen melihat skandal Bailout Bank Century sudah terang benderang.

“Kemarin Pak Zulkarnaen (Wakil Ketua KPK, red) dalam ekspose mengemukakan kasus terang benderang, tapi penyelidik katakan masih prematur,” ungkap Abraham kepada wartawan di gedung DPR, beberapa saat yang lalu, Rabu (15/02)

Dengan adanya perbedaan diantara para pimpinan KPK tersebut Abraham mengatakan Bambang Widjojanto mencoba mencari adanya perbedaan pendapat itu.

“Karena itu Bambang Widjojanto ambil jalan tengah dan kita akan memanggil pakar-pakar untuk lakukan pendalaman,” tambahnya

Masih kata, Abraham Samad, para pakar yang akan dimintai pendapatnya nanti adalah pakar pidana, perdata, tata usaha negara dan keuangan perbankan.

“Tapi yang independen dan berkualitas dan pakar kita minta pendapat sekaligus tidak mengikat kita mengikuti pendapatnya,” tandasnya

Sebenarnya, menurut Abraham Samad, lembaga superbody itu telah menyusun pasal sangkaan terkait dugaan tindak pidana yang terjadi dalam kucuran dana talangan Rp6,7 triliun. Namun penyelidik merasa perlu pendalaman

“Pokoknya tidak akan kami petieskan, niat kita bagus,” demikian Abraham Samad.(pra/jto)

 

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KPK Pecah Kongsi soal Century"