Kotak-Kotak Trimedya Jadi Masalah

Tidak ada komentar 13 views

JAKARTA (suarakawan.com) – Putaran kedua pencoblosan Pemilukada DKI Jakarta semakin sengit, terutama persaingan antara Jokowi dan Foke.

Wakil Ketua Komisi III DPR Azis Syamsuddin, sempat mengimbau politisi PDIP yang mengenakan kemeja kotak-kotak, agar mengganti pakaiannya. Ini dikatakan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR, Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/09).

Kemeja motif kotak-kotak dianggap memihak pasangan Joko Widodo- Basuki Tjahaja Purnama.

“Karena ini rapat, maka jangan ada kampanye terselubung,” kata politisi asal Partai Golkar.

Anggota Komisi III asal PDIP yang mengenakan kemeja kotak-kotak di antaranya adalah Trimedya Panjaitan, Nurdin, dan Sayed Muhammad Mulyadi. Mendengar komentar Azis, Trimedya langsung angkat bicara.

“Saya yang termaksud, saya bawa surat KPU DKI dan tidak ada larangan soal baju,” ujarnya.

Trimedya mengatakan, kedatangannya sebagai anggota Komisi III DPR yang ingin mengetahui sinergitas antara Polri, KPK dan Kejaksaan Agung.

“Kalau ini kampanye, itu pikiran Pak Azis saja, kita lihat tanggal 20 September saja,” ujar Trimedya.

Menurut Azis, penggunaan kemeja kotak-kotak sebagai bagian dari kampanye terselubung. Ia pun mengingatkan azas pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia.

Rekan Trimedya, Sayed Muhammad Mulyadi mengingatkan, KPU tidak mempermasalahkan pemakaian kemeja tersebut.

“Kalau secara etika, maka yang berkumis juga tidak boleh ikut rapat. Pak Kapolri jangan masuk, Jaksa Agung juga jangan masuk,” tutur Sayed yang disambut tawa anggota DPR. (iza/era/jto)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kotak-Kotak Trimedya Jadi Masalah"