Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Kosgoro 1957 Tunggu Keputusan DPD Golkar Terkait Pilgub Jatim 2018

30 Sep 2017 // 16:43 // HEADLINE, PILKADA

IMG-20170930-WA0003

SURABAYA (suarakawan.com)  –  Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Jatim  akan menunggu keputusan dari partai Golkar terkait rekom dukungan  ke Cagub dan Cawagub Jatim. Sebab, Kosgoro bagian dari partai berlambang pohon Beringin ini. Dimana Kosgoro memiliki semangat lebih besar untuk membesarkan partai Golkar.

“Yang pasti Kosgoro coba merekam getaran politik kader-kader Kosgoro yang ada di daerah. Kami bersyukur ada dua kader Kosgoro yang mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub), yaitu Ridwan Hisjam dan Istu Hari Subagio,” ujar  Ketua PDK Kosgoro 1957 Jatim, Yusuf Husni di sela Mukerda Kosgoro 1957 Provinsi Jatim di Kantor DPD Partai Golkar Jatim, Sabtu (30/9).

Soal kehadiran Saifullah Yusuf, salah satu bacagub yang hadir di pembukaan Mukerda Kosgoro 1957 Jatim, Cak Ucup-sapaan akrabnya-menyebut kehadirannya untuk mewakili Gubernur Jatim Soekarwo. “Pak gubernur tidak bisa hadir dan mewakilkan kepada Gus Ipul,” tandasnya.

Gus Ipul sendiri mengaku akan selalu berusaha kalau ada undangan dari partai. Selama waktu memungkinkan, dia akan berusaha untuk hadir.

“Ini kesempatan baik untuk menyamakan pemikiran. Selain itu, bisa menjadi inspirasi untuk membahas hal-hal yang sangat penting,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan, bahwa kader Kosgoro yang akan mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, tidak perlu untuk mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) yang diselenggarakan oleh Partai Golkar.

“Bagi kader Kosgoro yang akan menjadi caleg, silahkan mendaftar ke partai Golkar. Tidak perlu mengikuti diklat partai Golkar,” katanya.

Menurutnya, materi diklat yang dilaksanakan Golkar, tidak jauh beda dengan materi diklat Kosgoro. Bahkan materi diklat Kosgoro lebih lengkap. Sehingga, kader Kosgoro yang mengikuti diklat Kosgoro sudah memenuhi syarat untuk jadi caleg.

Karena itu, Mukerda Kosgoro yang digelar sekarang harus disamakan kualitasnya dengan diklat yang dilakukan partai Golkar.

“Toh nantinya Kosgoro juga memberikan sertifikat bagi yang mengikuti diklat,” tegasnya. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini