Korban Oknum BII Juga Gugat BI

Tidak ada komentar 25 views

Salah satu pengacara Trimoelya menunjukkan berkas gugatan

SURABAYA (suarakawan.com) – Kasus penipuan produk yang dilakukan oleh Demy Tridiono Prayitno karyawan BII (Bank Internasional Indonesia), yang merugikan nasabahnya hampir Rp 3 Miliar akan memasuki proses hukum baru.

Menurut Pujiono Harianto melalui Trimoelja D Soerjadi SH, Kuasa hukumnya, mereka akan mengajukan gugatan perdata, karena kerugian dari nasabah untuk produk deposito tersebut digelapkan oleh tersangka Demy Tridiono Prayitno.

“Kami sudah mengajukan gugatan ini ke Pengadilan Negeri Surabaya tanggal 8 Juni 2011 lalu dan sudah diterima oleh PN Surabaya dengan nomer surat 391Pdt G/2011/PN SBY,” kata Trimoelja kepada suarakawan.com , Jum’at pagi (10/06).

Tri menambahkan, bukan hanya Demy Tridiono Prayitno yang digugat oleh para korban ini, tetapi juga BII, BI (Bank Indonesia) Cabang Surabaya, dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) Jakarta.

“Karena ketiga lembaga ini seharusnya tahu tentang kondisi keuangan dan transaksi yang dilakukan oleh tersangka Demy ini,” tambah Mantan pengacara Kasus Marsinah ini.

Bank Internasional Indonesia (BII), lanjutnya, dalam kapasitasnya sebagai Bank Umum dalam menjalankan usaha perbankannya digugat karena dinilai melanggar dan melalaikan sejumlah kewajiban terhadap nasabahnya sebagaimana diatur dalam UU 7/1992 tentang perbankan.

“Sudah jelas tersangka Demy dalam menjalankan aksinya masih sebagai karyawan BII, mengapa serangkaian aksi penipuan sejak 2008 ini sudah harus terdeteksi,” urainya.

Sementara itu, Bank Indonesia Cabang Surabaya digugat karena dinilai lalai dalam melakukan pengawasan terhadap Bank Umum.

Sedangkan PPATK turut digugat karena kurang transparansi dan keterbukaan informasi, mengenai arus uang tersangka Demy di rekeningnya.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Korban Oknum BII Juga Gugat BI"