Komisi Regulasi Nuklir AS Keluarkan Transkip Kebocoran PLTN Fukushima

WASHINGTON DC  (suarakawan.com) – Transkrip yang baru saja dikeluarkan Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat menunjukkan mereka sempat mempertimbangkan imbauan evakuasi bagi warga Amerika Serikat yang berada di dekat PLTN Fukushima Daiichi segera setelah gempa dan tsunami 11 Maret 2011.

Pertimbangan tersebut berdasarkan skenario terburuk, yaitu terjadinya pelelehan di seluruh ketiga reaktor yang beroperasi setelah rusak parah akibat bencana tersebut.

Pada hari Selasa (21/02), Komisi Regulasi Nuklir merilis lebih dari 3.000 halaman transkrip yang mencakup konferensi-konferensi dalam komisi tersebut selama 10 hari sejak 11 Maret tahun lalu, ketika gempa besar mengguncang Jepang timur laut.

Mengutip NHK, dokumen-dokumen tersebut menunjukkan dua hari setelah bencana yaitu pada tanggal 12 Maret 2011 lalu waktu timur Amerika Serikat, seorang anggota komisi senior menyerukan evakuasi warga yang berada dalam radius 50 mil, atau sekitar 80 kilometer, dari PLTN tersebut.

Cesium yang terdeteksi dalam PLTN tampaknya membuat pejabat tersebut yakin inti reaktor mungkin rusak sebagian.

Pada tanggal 16 Maret 2011 lalu waktu timur Amerika Serikat, pimpinan komisi Gregory Jaczko mengatakan dalam kemungkinan terburuk telah terjadi pelelehan di reaktor No. 1, 2, dan 3.

Direktur eksekutif urusan operasional, Bill Borchardt mengatakan Amerika Serikat akan mengeluarkan imbauan evakuasi bagi warganya yang ada di radius 50 mil bila kejadian serupa terjadi di negaranya. Pada akhirnya Amerika Serikat mengeluarkan imbauan evakuasi bagi warganya pada 16 Maret.

Pemerintah Jepang mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di dalam radius 20 kilometer dari PLTN dan mengimbau warganya yang berada di wilayah radius 20 hingga 30 kilometer untuk tetap berada di dalam rumah.(NHK/jto)

 

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Komisi Regulasi Nuklir AS Keluarkan Transkip Kebocoran PLTN Fukushima"