Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Komisi E: SPP Januari Baru 50 Persen yang Membayar

16 Feb 2017 // 21:03 // HEADLINE, PENDIDIKAN

images

SURABAYA (suarakawan.com) -Penarikan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) SMA/SMK yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) belum maksimal. Data yang dimiliki Komisi E DPRD Jatim, saat ini masih dibawah 50 persen yang telah membayar. Padahal didalamnya terdapat alokasi gaji guru tidak tetap (GTT).

Wakil Ketua Komisi E DRPD Jatim Suli Daim mengatakan, masalah SPP yang telah ditetapkan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), untuk di Surabaya ditetapkan Rp 150 ribu. Tetapi oleh musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) Surabaya ditetapkan SPP di Jatim sebesar Rp 135 ribu. Karena dana Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) Surabaya dahulu sebelumnya adalah Rp 152 ribu perbulannya.

“Gaji tersebut kami belum tahu pastinya. Tapi mendekati Upah Minimum Kota (UMK). Untuk besaran gaji apakah sudah sesuai dengan UMK atau belum, saya tidak tahu. Karena jumlah itu ada hitungan jam ngajarnya,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Saiful Rachman beberapa waktu lalu mengatakan, pembayaran SPP ini memang akan dilakukan melaui bank. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tidak dibayarkannya uang tersebut.

“Kan biasanya ada siswa yang nakal tidak membayarkan uang SPP ke sekolah. Untuk itu, kami akan bekerjasama dengan Bank Jatim, agar orang tua langsung membayarkan SPP,” kata Saiful Rachman di Gedung Paripurna pekan lalu. (Aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini