Komisi E: SPP Januari Baru 50 Persen yang Membayar

images

SURABAYA (suarakawan.com) -Penarikan dana Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) SMA/SMK yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) belum maksimal. Data yang dimiliki Komisi E DPRD Jatim, saat ini masih dibawah 50 persen yang telah membayar. Padahal didalamnya terdapat alokasi gaji guru tidak tetap (GTT).

Wakil Ketua Komisi E DRPD Jatim Suli Daim mengatakan, masalah SPP yang telah ditetapkan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), untuk di Surabaya ditetapkan Rp 150 ribu. Tetapi oleh musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) Surabaya ditetapkan SPP di Jatim sebesar Rp 135 ribu. Karena dana Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) Surabaya dahulu sebelumnya adalah Rp 152 ribu perbulannya.

“Gaji tersebut kami belum tahu pastinya. Tapi mendekati Upah Minimum Kota (UMK). Untuk besaran gaji apakah sudah sesuai dengan UMK atau belum, saya tidak tahu. Karena jumlah itu ada hitungan jam ngajarnya,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Saiful Rachman beberapa waktu lalu mengatakan, pembayaran SPP ini memang akan dilakukan melaui bank. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tidak dibayarkannya uang tersebut.

“Kan biasanya ada siswa yang nakal tidak membayarkan uang SPP ke sekolah. Untuk itu, kami akan bekerjasama dengan Bank Jatim, agar orang tua langsung membayarkan SPP,” kata Saiful Rachman di Gedung Paripurna pekan lalu. (Aca/rur)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Komisi E: SPP Januari Baru 50 Persen yang Membayar"