Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Komisi E: Piutang RS di Jatim Capai Rp50,9 Miliar

04 Sep 2017 // 21:07 // EKONOMI, HEADLINE

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi E DPRD Jatim yang menjadi mitra sejumlah rumah sakit milik Pemprov dan Dinkes Jatim berharap piutang Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) tersebut segera terselesaikan.

“Piutang sejumlah rumah sakit itu menumpuk karena kabupaten/kota tak kunjung melunasi,” terang ketua Komisi E DPRD Jatim, dr Agung Mulyono saat dikonfirmasi Senin (4/9).

Politisi asal Partai Demokrat itu menjelaskan bahwa program Jamkesda itu merupakan kesepakatan antara kabupaten/kota dengan provinsi. Artinya, pembiayaan Jamkesda akan tanggung fifty-fifty antara kabupaten/kota dengan provinsi. Namun faktanya masih banyak daerah yang menunggak sehingga menjadi piutang.

“Piutang jamkesda tersebar di sejumlah rumah sakit yakni RS Karsa Husada di Batu Rp 8,1 miliar, RS Paru Dungus di Madiun Rp 445 juta, RS Kusta di Kediri Rp 165 juta, RSK Sumber Glagah di Mojokerto Rp 4,3 miliar, RS Paru di Surabaya Rp 17 juta, RS M. Noer di Pamekasan Rp 425 ribu, RS Paru Manguharjo di Madiun Rp 6 juta, RS Mata Masyarakat di Surabaya Rp 2,9 miliar. Kalau ditotal, piutang mencapai Rp 50,9 miliar,” ungkap Agung Mulyono.

Menurut politisi asal Banyuwangi, Komisi E akan terus berupaya membantu persoalan yang dihadapi Dinkes dan sejumlah rumah sakit tersebut segera tuntas. Bahkan pihaknya siap mengingatkan bupati dan walikota supaya segera melunasi piutangnya.

“Kami juga mendorong Dinkes Jatim menyurati Dinkes Kabupaten/Kota. Kami khawatir mereka lupa seiring dengan berakhirnya program jamkesda pada tahun 2016. Mudah-mudaha tunggakan tersebut bisa diangarakan di PAK 2017 atau APBD 2018 mendatang oleh kabupaten/kota,” pungkas Agung. (aca/rur)

Grafis Piutang RS

1. RS Karsa Husada Batu  Rp  8.168.743.704                                       
2. RS Paru Dungus Madiun   Rp 445.314.989                       
3. RS Kusta Kediri  Rp  165.674.508                       
4. RSK Sumber Glagah Mojokerto Rp. 4.342.775.661                       

5. RSP Surabaya   Rp 17.049.036                       
6. RS M. Noer Pamekasan Rp 425.000                       
7. RS Paru Manguharjo Madiun Rp  6.156.800                       
8. RS Mata Masyarakat Surabaya  Rp  2.961.868.500                       
TOTAL PIUTANG:  Rp 50.903.090.070,90

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini