Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Komisi E Jatim Desak Diknas Lakukan Evaluasi Pembagian Seragam Sekolah Gratis

06 Sep 2017 // 15:01 // HEADLINE, PENDIDIKAN

gedung-DPRD-Jatim3

SURABAYA (suarakawan.com) – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur meminta Diknas juga melakukan evaluasi agar pemberian baju seragam ini ke SMA/SMK. Hal ini perlu dilakukan karena komisi E mendapatkan laporan dari masyarakat terjadi pembagian seragam sekolah untuk SMK dan SMA Negeri se Jatim amburadul atau kurang tepat sasaran.

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Suli Daim ditemui di DPRD Jatim, Rabu (6/9) mengatakan alokasi yang sudah dianggarkan Rp63 miliar dalam APBD 2017 untuk dua setel seragam sekolah ini harapannya bisa meringankan beban siswa baru saat masuk ajaran baru. Namun terjadi keterlambatan pembagian seragam yang terkesan sia-sia.

“Ini evaluasi untuk Diknas, jangan sampai tahun depan terulang lagi, masak wong anggarannya sudah di dok sejak awal tahun, kok pelaksanaan nya amburadul seperti itu. Alasannya lelang lah, inilah itulah. kan jadinya mubadzir, sia sia. Seragam baru diberikan setelah semua Siswa membeli seragam sendiri sendiri,” ujarnya.

Lebih lanjut politisi asal Fraksi PAN ini, juga meminta Diknas juga melakukan evaluasi agar pemberian baju seragam ini tidak hanya untuk Sekolah Negeri tapi juga swasta. “Lakukan pemetaan pada anak tidak mampu. Saya juga minta agar seragam gratis ini juga untuk swasta. sebab di negri kan ada yang sudah dapat SPP gratis, maka harusnya ya swasta juga bisa dapat gratis,” ungkap Suli.

Dengan pemetaan ini maka akan diketahui siapa yang berhak menerima. seragam gratis dan yang dinilai tidak layak menerima seragam gratis. (aca/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda




  • Terkini