Komisi B DPRD Kota Surabaya Sidak Pasar Atom

Tidak ada komentar 4 views

Anggota Komisi B Saat Memasuki Stand Pedagang

SURABAYA-Komisi B DPRD Kota Surabaya, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Atom, Surabaya, Jum’at siang (13/05), guna meninjau langsung pemadaman listrik yang dilakukan oleh pihak PT Prosan Jaya selaku pengembang Pasar Atom terhadap 17 Stand pedagang.

“Saya tidak efektif melakukan perdagangan karena selama 14 hari, tidak disuplai listrik ke stand saya,” kata Ani(63), pemilik Stand toko Soen, kepada para anggota DPRD Kota Surabaya.

Kita, lanjutnya, tidak mau menjadi korban akibat peraturan sepihak oleh PT Prosan Jaya, seharusnya pihak PT Prosan Jaya mengajak komunikasi dengan pedagang.

“Masak, kita dikasih pemberitahuan, kalau mau memakai fasilitas listrik harus membayar service charge sebesar Rp 2,2 Juta/Meter stand yang kami pakai,” imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 100 pedagang pasar Atom tahap I dan III, melakukan aksi solidaritas terhadap pemadaman listrik yang dilakukan sepihak oleh PT Prosan Jaya Terhadap 17 stand pedagang pasar Atom, Kamis sore (12/05).

Sementara itu, Rusli Yusuf, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, berharap kepada PT Prosan Jaya dapat mengakomodir keinginan para pemilik stand dan melakukan dialog segera.

“Saran kami sebaiknya pihak pengembang jangan terlalu menekan terhadap pedagang ini, sebaiknya dialog mengenai masalah pembayaran insatlasi listrik baru ini,” ujar anggota Fraksi Demokrat ini.

Rusli menambahkan, kondisi pedagang yang memiliki stand disini, merasa ‘diperas’ oleh PT Prosan Jaya.Menurut pedagang, mereka tidak keberatn dengan biaya yang akan dikenakan atas pemasangan instalasi listrik yang baru, dan selama ini mereka membayar iuran rutin tiap bulan pemakaian listrik.

Dari informasi yang diperoleh suarakawan.com, proses mediasi dan dialog akan dilakukan Jum’at sore (13/05) yang difasilitasi oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, surabaya, di Mapolres.(jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Komisi B DPRD Kota Surabaya Sidak Pasar Atom"