Komariah, Penderita Kaki Gajah Yang Butuh Bantuan

Komariah (kiri)

JAKARTA (suarakawan.com)  – Komariah (40) penderita penyakit kaki gajah dengan susah payah menaiki lantai 3 gedung Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) di Ciputat untuk sekedar meminta bantuan untuk ongkospulang ke Tangerang ke rumah anaknya.

Ia didampingi suami tercinta Mustafa, (30 th) . Ia mengisahkan, iamendaftar ke LKC-DD untuk menjadi member, karena kini ia sudah berdomisili di Tangerang.

Sebelumnya ia berdomisili di kampung halaman Tasikmalaya. Nenek 3 cucu ini, sebelumnya sudah mendapat bantuan LKC-DD untuk pengobatan sakit Kaki Gajah yang dideritanya tahun 2009. Ketika itu ia termasuk pasien terlantar, sudah dari tahun 2008 ia menderita penyakit tersebut, tapi tak satupun yang membantunya sehingga ia lumpuh.

Informasinya, tim darurat kemiskinan LKC-DD langsung meluncur ke Tasikmalaya menjemput Komariah ke Tasikmalaya, Ia dirawat di LKC-DD selama beberapa bulan. Komariah yang tadinya lumpuh kemudian bisa berjalan.

Ia kemudian diputuskan tidak lagi dirawat inap, tapi harus kontrolsecara berkala.Akhirnya di penghujung tahun 2009 itu, Komariah boleh pulang dari LKC-DD karena pengobatannya selesai.

Ternyata sejak itu ia tidak pulang ke kampung di Tasikmalaya, ia memilih bikin bedeng-bedeng di kawasan Ancol, sekaligus menjadi pemulung di sana bersama suaminya.Mereka mengaku hidup bahagia di sana, meskipun pendapatan dari hasil memulung hanya pas-pasan.

Tapi kebahagian itu tidak berlangsung lama, pemerintah DKI menertibkan kawasan tersebut, Komariah, suami dananak-anaknya akhirnya meninggalkan kawasan Ancol dan kembali ke Tasikmalaya.

Setelah dua anak-anaknya menikah dan diboyong masing-masing suaminya ke luar Tasikmalaya. Komariah pun kembali berniat menuntaskanpengobatan penyakitnya.

Tadinya ketika dirawat LKC-DD, 2009, hanya satu kaki yang membengkak, ternyata selama tidak dikontrol ke rumah sakit kedua kakinya sudah membesar, kendatipun masih bisa berjalan dengan perlahan. Untuk menuntaskan pengobatannya, Komariah sudah mengurus surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan sudah memperoleh Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas).

Alhasil Komariah sudah bisa berobat dengan cuma-cuma.Hanya saja setelah di bawa ke RSCM,  dikatakan dokter, dirinya harus dioperasi dan bisa gratis. Tapi sebelumnya harus diterapi sinar dulu.

Celakanya, Komariah tidak bisa disinar di RSCM, karena tidak ada alatnya. Jadi Komariah harus dioperasi di rumah sakit swasta dengan biaya sendiri.”Selama terapi  di RS swasta tak bergunalah Jamkesmas ini, karena itusaya minta bantuan LKC-DD,” kata Komariah kepada suarakawan.com.

Sementara ini,  Komariah dan suaminya ikut dengan anaknya di PasarKemis, Tangerang.(Jto/nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Komariah, Penderita Kaki Gajah Yang Butuh Bantuan"