Kodak Perkenalkan Teknologi Cetak Foto 3D

Gambar tiga dimensi (3D) nantinya tidak hanya bisa dinikmati melalui layar bioskop dan televisi. Baru-baru ini Kodak meluncurkan sebuah teknologi yang akan dibenamkan ke dalam printer terbaru mereka. Teknologi ini akan membuat hasil bidikan kamera digital Anda bisa dicetak menjadi gambar 3D.

Printer serbaguna tersebut rencananya akan diluncurkan pertengahan tahun 2011 ini. Untuk menghasilkan gambar 3D diperlukan kertas khusus dari Kodak, juga harus mengikuti instruksi yang diberikan dengan benar.

Caranya, Anda akan diminta memotret objek yang sama sebanyak dua kali. Pada bidikan kedua, Anda harus memberi jarak sekitar 2 hingga 5 inch dari fokus bidikan pertama. Juru bicara Kodak menyarankan bidikan pertama dan kedua masing-masing menggunakan sisi mata yang berbeda supaya lebih mudah.

Kedua gambar tersebut kemudian akan digabungkan oleh software yang disertakan, dan kemudian bisa dicetak menjadi gambar 3D. Jika dilihat dengan mata telanjang seolah-olah ada dua gambar yang sama namun dengan warna yang berbeda. Jika dilihat dengan kacamata 3D maka akan terlihat seperti gambar hidup.

Proses pembuatan gambar 3D tersebut disebut anaglyph. Kacamata 3D sendiri terdiri dari filter merah dan cyan pada sisi mata yang berbeda sehingga kesan yang ditimbulkan adalah seperti benda aslinya, bukan gambar datar.

Namun sayangnya, menurut beberapa review, kualitas gambar 3D yang dihasilkan oleh teknologi cetak foto 3D besutan Kodak ini tidak begitu bagus. Efek 3D yang ditimbulkan tidak terlalu kuat. Jauh berbeda jika dibandingkan dengan film 3D yang ada di bioskop dan televisi. (buo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *