Media Online "suarakawan.com" mengutamakan profesional, integritas, keberagaman serta menyajikan dan melayani kepuasan pembacanya maupun kepercayaan|| Mahal Itu Pilihan! Berarti Berkualitas & Puas || Semangat dalam menjalankan tugas merupakan ciri khas karakter bangsa indonesia yang mau berjuang & bekerja keras dari berbagai aspek kehidupan terutama dalam menjaga keutuhan negara dan rakyat Indonesia. Mari menyongsong dan menatap hari esok dengan menjalankan amanat cikal bakal negara RI serta Rakyat Indonesia atas Pancasila & UUD 1945 Asli & Sungguh2 Bukan Selalu Menjadi Penindasan kepada Rakyat...|| Suarakawan.com memberikan kemudahan & pelayanan buat pembaca dari berbagai lapisan dengan bahasa di seluruh dunia.||

Klaim Surabaya Tolak Kunjungan, Wawali Surabaya Sebut Emil Kekanak-kanakan

wisnu

SURABAYA (suarakawan.com) – Wakil Wali (Wawali) Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, menyebut Wali Kota Bandung Ridwan Kamil alias Emil kekanak-kanakan. Pernyataan tersebut merupakan komentar Whisnu atas keluhan Emil terhadap Pemkot Surabaya.

Melalui akun Twitternya, Emil menyebut Pemkot Surabaya tidak menerima permohonan studi banding yang diajukan Pemkot Bandung.

“Itu kan seharusnya kan bisa disikapi dengan sikap negarawan. Kalau seperti ini kan kekanak-kanakan,” tutur Whisnu, seperti diberitakan Kamis (25/2).

Whisnu menuturkan, sebagai seorang kepala daerah Emil dapat menjalin komunikasi secara langsung dengan petinggi Pemkot Surabaya. Ia pun menyayangkan curhat Emil via media sosial.

“Kan bisa langsung telepon Bu Risma atau mempertanyakan langsung, kenapa tidak bisa?” ucapnya.

Whisnu menuturkan, Pemkot Surabaya tidak akan menanggapi kicauan Emil secara serius. Ia justru meminta Emil meminta maaf secara terbuka kepada Pemkot Surabaya.

“Bagi saya urusan seperti ini tidak ngefek. Selama tidak langsung berkepentingan masalah kesejahteraan rakyat Surabaya, ya biarkan saja,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Emil berkicau sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (24/2). Berikut ini isi 2 kicauannya soal ‘insiden’ wakilnya di Surabaya:

‘Sy menyesalkan, Wakil walikota Bdg ditolak studi banding ol pemko Surabaya. Insya Allah dg visi NKRI kami di Bdg akn terima siapapun ut studi’

‘walaupun dibegitukan, kami tetap dgn terbuka menerima tim pemko Surabaya di Des’15 yg studi banding terkait manajemen raskin ke pemkot bdg.’

Tidak ada penjelasan dari Emil, dalam rangka apa Oded M Danial berkunjung ke Surabaya.

Kicauan itu direspons Pemkot Surabaya. Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser mengatakan tidak tahu menahu kunjungan Wakil Wali Kota Bandung ke Surabaya. “Kita tidak tahu Wakil Wali Kota Bandung mau studi banding apa?” jelas dia.

Pemkot Surabaya merespon. Kepala Dinas Cipta Karya Surabaya Ery Cahyadi langsung mereaksi keras. “Kita tidak tahu apa maksud wali kota Bandung seperti itu,” kata dia. (cnn/rur)

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar Anda


  • Terkini