KJPL Gelar Pagebluk Award Kedua

Tidak ada komentar 3 views

Lapindo menjadi salah satu nominasi pagebluk award

SURABAYA (suarakawan.com) – Sebagai apresiasi dan peran para jurnalis, dalam mengontrol dan menjaga kondisi lingkungan hidup, Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan – KJPL Indonesia, kembali memberikan Anugerah Penghargaan Lingkungan Hidup Pagebluk Award 2011, untuk para penyelamat dan perusak lingkungan hidup.

Anugerah Pagebluk Award ini, merupakan agenda lima tahunan yang digelar KJPL Indonesia, untuk kali kedua, sesudah tahun 2006 lalu, agenda yang sama digelar di Gedung Cak Durasim – Jalan Genteng Kali Surabaya. Dalam agenda Anugerah Penghargaan Lingkungan Pagebluk Award 2006 lalu, ada 20 perorangan, lembaga, organisasi, instansi dan perusahaan yang diberikan award, atas peran dan partisipasinya dalam merusak dan menyelamatkan lingkungan hidup.

Teguh Ardi Srianto, Ketua Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan – KJPL Indonesia mengatakan,”Dalam agenda Pagebluk Award 2011 ini, tim KJPL sudah mensurvey dan mengumpulkan data-data, untuk perusahaan dan lembaga atau perorangan, yang akan diberikan award.”

Survey yang dilakukan KJPL Indonesia ini, tidak hanya sekali, tapi sudah beberapa kali, sehingga tidak diketahui oleh para nominator penerima Anugerah Penghargaan Lingkungan Pagebluk Award.

Khusus tahun ini, KJPL Indonesia akan memberikan Anugerah Penghargaan Lingkungan Pagebluk Award 2011, untuk 14 nominator. Dari 14 nominator itu, PT Lapindo Brantas Incorporated, dipastikan sebagai Juara Bertahan, dalam merusak dan menimbulkan bencana lingkungan hidup, khususnya di Jawa Timur.

“Lapindo akan menerima Pagebluk Award 2011, untuk kali kedua, sesudah tahun 2006 lalu, juga mendapatkan penghargaan yang sama dari KJPL. Ini membuktikan kalau Lapindo, tidak bisa merubah aksi kejahatan lingkungannya, sehingga merugikan banyak warga dan menimbulkan kerugian materiil dan imateriil, yang tidak ternilai,” tegas Teguh Ardi Srianto.

Selain Lapindo, masih ada beberapa perusahaan lain, yang akan diberikan Pagebluk Award, yang sebenarnya ini merupakan bentuk sindiran, untuk para perusahaan, lembaga, instansi, organisasi dan perorangan, agar mereka berubah baik, dengan menyelamatkan lingkungan hidup dalam setiap beraktifitas di muka bumi.

“Bumi itu satu, kita semua tinggal di satu bumi, jadi sudah wajib bagi kita, untuk menyelamatkan bumi ini, dengan tidak merusaknya,” kata Teguh.

Dalam penganugerahan Pagebluk Award 2011 ini, juga ada beberapa media massa, yang akan diberikan reward, sebagai Green Media Massa, karena sudah memainkan perannya, sebagai media massa yang pro lingkungan, dengan peran jurnalistik yang dimiliki.

Media massa sebagai mata dan hati masyarakat, harus banyak berperan, untuk mengajak masyarakat, lebih sadar dan peduli pada lingkugan, sehingga tidak ada lagi alasan bagi warga, untuk tidak peduli pada lingkungan di sekitar mereka.

“Kalau lingkungan di sekitar kita rusak dan tidak sehat, otomatis akan tidak nyaman untuk ditinggali dan digunakan melangsungkan kehidupan yang lebih baik,” kata Teguh. (nas)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "KJPL Gelar Pagebluk Award Kedua"