KJPL Beri Pelatihan Green Journalism Kepada Peserta Kemah Hijau

suasana talkshow green Journalism

PASURUAN (suarakawan.com)-Ratusan pelajar dan guru dari 85 sekolah Adiwiyata Se Jawa Timur tampak antusias mengikuti materi Green Journalist yang berikan oleh Anas Pandu Gunawan, sekjen Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL).

Kepada para peserta, Pandu-sapaan akrab pria berdarah India ini menyampaikan fakta bahwa jurnalisme lingkungan masih belum mendapat porsi yang layak dalam pemberitaan.”Hasil penelitian menyebutkan bahwa porsi pemberitaan soal lingkungan hanya 0,02 persen saja,” paparnya, Sabtu (16/07).

Saking antusiasnya, meski proses materi belum kelar disampaikan, sejumlah pelajar langsung mengacungkan jari tanda ingin bertanya. Rafika misalnya, salah satu pelajar dari Turen Malang ini bertanya bagaimana agar bisa mengajak banyak orang untuk perduli soal lingkungan.

Terhadap pertanyaan itu, Pandu menjelaskan bahwa dibutuhkan komitmen yang kuat untuk mengajak orang perduli lingkungan. Terutama menjadikan diri sebagai patron yang bisa menjadi contoh bagaimana perilaku ramah lingkungan.

“Jadi jangan harap bisa mengubah orang lain untuk peduli lingkungan jika kita tak melakukan hal tersebut. Disinilah peran media untuk mensosialisasikan betapa dampak rusaknya lingkungan akan dirasakan oleh anak cucu kita kelak. Sekarang masih banyak orang yang cuek karena tidak merasakan dampaknya. Padahal pernah di Surabaya air PDAM mati 3 hari saja orang sudah bingung. Apalagi tahun 2070 diprediksi orang tak bisa punya rambut karena tak ada air untuk keramas,” jelasnya panjang lebar.

Dikethui, talkshow tersebut merupakan bagian dari program Kemah Hijau yang digelar oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim dan Tunas Hijau dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia. Kemah Hijau 2011 ini digelar di Kebun Raya Purwodadi sejak tanggal 15 hingga tanggal 18 Juli mendatang.

Rencananya, puncak hari peringatan lingkungan hidup 2011 ini adalah pencanganan pembentukan desa ramah lingkungan di Jatim oleh Gubernur Jatim Soekarwo pada hari Senin (18/07). Selain itu juga akan ditanam ratusan pohon dan pelepasan 10 ribu bibit ikan di sungai yang berada di belakang Kebun Raya Purwodadi.(jto/nas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *