Kisah Sebuah Perampokan di Guangzhou

Tidak ada komentar 8 views

negeri-humorDalam sebuah perampokan di Guangzhou, Tiongkok, perampok bank berteriak kepada semua orang di bank: “Jangan bergerak! Uang adalah milik Negara dan kehidupan anda adalah milik anda sendiri..!!”

Semua orang di bank langsung bertiarap dengan tenang. Ini disebut “Mengubah Konsep Pikiran” Mengubah cara konvensional dalam berpikir.

Ketika seorang wanita berbaring di atas meja dengan posisi yang merangsang, perampok berteriak padanya: “Harap sopan! Ini adalah perampokan, bukan perkosaan!!”

Hal ini disebut “Menjadi Professional” Fokus hanya pada apa yang dilatih dan apa yang harus dilakukan!

Ketika perampok bank kembali ke rumah, perampok muda (lulusan MBA) mengatakan kepada perampok tua (yang hanya telah menyelesaikan Tahun 6 di sekolah dasar): “Kakak, mari kita hitung berapa banyak uang yang kita punya.”

Perampok tua itu menolak dan berkata: “Engkau sangat bodoh. Ada begitu banyak uang, dan akan memakan waktu yang lama untuk menghitung. Malam ini, berita TV akan memberitahu kita berapa banyak uang yang kita rampok dari bank..!!”

Ini disebut “Pengalaman.” Saat ini, pengalaman lebih penting daripada kualifikasi yang tertulis di kertas ijazah!

Setelah para perampok pergi, manajer bank mengatakan kepada pengawas bank untuk memanggil polisi dengan cepat. Tapi supervisor berkata kepadanya: “Tunggu! Mari kita mengambil $10 juta dari bank untuk diri kita sendiri dan menambahkannya ke $70 juta yang sebelumnya telah kita gelapkan dari bank!”

Ini disebut “Sambil menyelam minum air.” Konversi situasi yang tidak menguntungkan menjadi keuntungan Anda!

Supervisor mengatakan: “Akan menjadi baik jika ada perampokan setiap bulan.”

Hal ini disebut “Membunuh kebosanan.” Kebahagiaan pribadi adalah lebih penting daripada pekerjaan Anda.

Keesokan harinya, berita TV melaporkan bahwa $100.000.000 telah dirampok dari bank. Para perampok menghitung uangnya dan mengulang berkali-kali, tetapi mereka hanya bisa menemukan $20 juta. Para perampok sangat marah dan mengeluh: “Kita mempertaruhkan hidup kita dan hanya mengambil $20 juta. Manajer bank mengambil $80 juta hanya dengan menjentikkan jari-jarinya di komputer. Sepertinya lebih baik untuk menjadi orang terdidik daripada menjadi pencuri.”

Ini disebut “Pengetahuan bernilai lebih banyak dari emas!”

Manajer bank itu tersenyum dan bahagia karena kerugian mereka di pasar saham kini ditutupi oleh perampokan ini. Ini disebut “Merebut kesempatan.” Berani mengambil risiko.

(ktw)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kisah Sebuah Perampokan di Guangzhou"