Kiat Menjadi Promotor Konser Musik

Tidak ada komentar 21 views

Surabaya – Menjadi promotor artinya bertanggungjawab penuh atas terselenggaranya sebuah konser musik. Mulai dari menghubungi pihak artis dari luar negeri yang mau didatangkan ke Indonesia, menjual tiket, mencari sponsor, memastikan konser berjalan dengan tertib dan lancar hingga melakukan evaluasi konser yang baru saja digelar.

Sedangkan Event Organizer sedikit berbeda. EO bekerja ketika mendapatkan order menyelenggarakan kegiatan milik pihak lain. EO tidak memikirkan break event point karena biaya penyelenggaraan sebuah event menjadi tanggungan penuh dari pemilik yang biasanya adalah sebuah perusahaan.

Namun untuk menjadi promotor maupun EO sama-sama perlu profesionalisme tinggi. Lakukan pekerjaan yang menjadi keahlian kita. Sedangkan pekerjaan yang tidak menjadi kompetensi kita bisa diserahkan kepada pihak lain yang lebih ahli di bidang itu.

Misalnya kita tidak ahli dalam hal penjualan tiket, maka serahkan ke pihak lain yang bisa menangani penjualan tiket secepat dan seefisien mungkin. Contoh lain adalah dalam hal menjaga keamanan lokasi konser dari ancaman luar, serahkan pada aparat kepolisian. Jelaskan kemungkinan kondisi yang akan terjadi selama konser sehingga Polisi bisa mengantisipasi dengan mengerahkan personel dengan jumlah dan keahlian tertentu.

Tidak ada bisnis yang langsung mudah ketika baru dimulai. Begitu juga dengan bisnis EO dan promotor. Semua pasti akan menemui kendala. Hadapi dengan tidak mudah putus asa. Semakin banyak rintangan yang dihadapi maka semakin matang diri kita dalam menerjuni profesi EO maupun promotor.

Uraian panjang lebar tadi disampaiakan oleh Adrie Subono, seorang promotor kondang yang sering mendatangkan artis luar negeri ke Indonesia, dalam sebuah seminar di Hotel Bumi Surabaya, Sabtu (26/02). Konser-konser yang digelarnya hampir selalu dipadati penonton. Nah, dalam seminar yang diikuti lebih dari 200 peserta tadi pemilik Java Musikindo itu memaparkan dengan gamblang kiat-kiat menjadi promotor dan EO.

“Peluang di bisnis ini masih terbuka sangat lebar. Tidak perlu menunggu promotor dari Jakarta untuk membuat konser musik di Surabaya. Ayo, anak muda Surabaya, kalian pasti bisa jadi promotor yang hebat!. Mulai dulu dari bikin konser di kafe-kafe, semakin lama semakin besar dan nanti bisa mendatangkan artis luar negeri ke sini,” terang Adrie di akhir seminarnya, sambil memotovasi para peserta. (buo)

Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kiat Menjadi Promotor Konser Musik"